// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM INSTALASI PLAMBING AIR BERSIH, AIR LIMBAH DI GEDUNG 2 DAN INSTALASI PLAMBING GAS MEDIK OKSIGEN RUMAH SAKIT MITRA PRIANGAN RANCAEKEK]]> Anindito Nurprabowo, S.T. Dosen Pembimbing 2 0421077802 - Kancitra Pharmawati ST, MT. Dosen Pembimbing 1 Bagus Ramadhan Ragasukmasuci / 25-2014-005 Penulis
Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit menjelaskan bahwa rumah sakit harus memiliki prasarana sanitasi dan gas medik. Prasarana sanitasi yang direncanakan meliputi, system instalasi plambing air bersih, air limbah, dan air hujan di Gedung 2 Rumah Sakit Mitra Priangan (RSMP), serta gas medik oksigen yang direncanakan untuk semua gedung. Perencanaan akan mengacu pada SNI 8153-2015 dan UPC tahun 2012, dimana pada perencanaan air bersih akan memperhitungkan jumlah populasi dan kebutuhan air bersih, kapasitas Ground Water Tank (GWT) dan Roof Tank (RT), daya pompa transfer dan booster, diameter pipa, dan head total. Sedangkan, air limbah akan dihitung timbulan air limbah domestik dan infeksius beserta diameter pipanya, kemudian untuk air hujan dihitung luas area tangkapan air hujan dan diameternya. Perencanaan plambing gas medik oksigen akan menghitung jumlah outlet, laju aliran, dan diameter pipa. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh kebutuhan air bersih untuk 1.072 jiwa adalah 99,5 m3/hari, sedangkan timbulan air limbah domestik dan infeksius sebesar 75,97 dan 3,63 m3/hari. Kapasitas GWT dan RT direncanakan sebesar 150 dan 40 m3 serta kapasitas pompa pengisi dan pompa booster sebesar 5,31 dan 0,13 Kwatt. Jumlah outlet gas medik oksigen yang dibutuhkan sejumlah 357 dengan besar laju aliran 253,5 CFM. Diameter pipa yang digunakan memiliki rentang 20 hingga 110 mm dengan jenis PPR PN10 untuk air bersih, pada air limbah dan air hujan digunakan pipa jenis PVC kelas D dengan rentang 48 hingga 267 mm. Sedangkan gas medik oksigen menggunakan pipa tembaga mulus dengan ukuran 15 hingga 28 mm.