// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK SETEMPAT DI DESA CITAMBA, KECAMATAN CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA]]> 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Dr. Eng. Didin A. Permadi S.T.,M.Eng. Dosen Pembimbing 2 Gina Rosalina / 25-2014-025 Penulis
Penduduk Desa Citamba, Kecamatan Ciawi membuang air limbah domestik secara langsung ke dalam selokan dan sungai dikarenakan sarana sanitasi yang kurang baik. Berdasarkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2011-2031, Desa Citamba termasuk daerah dengan tingkat resiko sanitasi tinggi. Hal ini diperkuat dengan Data sanitasi, dimana dari total jumlah penduduk Desa Citamba yang belum memiliki sanitasi layak sebesar 37,1%. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dibuat sarana sanitasi tambahan agar dapat mengurangi tingkat resiko sanitasi dengan cara merencanakan SPALD. Perencanaan SPALD ini terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama yaitu pra-perencanaan yang meliputi perhitungan kebutuhan air bersih, timbulan air limbah, dan penentuan daerah pelayanan. Selain itu, dilakukan juga studi penapisan yang merujuk pada PERMENPUPR No 04 Tahun 2017. Hasilnya menunjukkan bahwa daerah perencanaan masuk klasifikasi SPALD-Setempat. Tahap kedua yaitu penentuan jalur pipa menggunakan jaringan perpipaan dengan batasan hingga pipa lateral dan dimensi tangki septik. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan diameter pipa lateral sebesar 114mm, dengan total galian sebesar 3.218 m3. Pelayanan Tangki septik komunal melayani maksimal 10 KK dengan asumsi 1 KK terdapat 5 orang, didapatkan volume tangki septik sebesar 16 m3 dengan tinggi tangki sebesar 2,4 m, dan jumlah anggaran biaya sebesar Rp 3.286.146.802.