PENYUSUNAN ALAT UKUR PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ENERGI (STUDI KASUS: WILAYAH BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA)
Pembangunan TPA skala regional sangat diperlukan mengingat sulitnya mencari lahan membangun TPA dan timbulan sampah yang kian meningkat membuat TPA memerlukan teknologi efektif untuk mengurangi volume sampah. Teknologi yang dipertimbangkan saat ini adalah waste-to-energy (WtE). Pada pemilihan lokasi, terdapat beberapa perbedaan mengenai hal yang harus dipertimbangkan antara TPA biasa dengan TPPAS regional berbasis-WtE. Sebagai contoh, pada TPPAS regional berbasis-WtE hal yang berkaitan dengan pencemaran air tidak lagi menjadi pertimbangan karena dampak ke lingkungan akan terfokus pada pencemaran udara. Studi ini bertujuan menyusun alat ukur penilaian pemilihan lokasi TPPAS regional berbasis-WtE dan melakukan uji coba pemilihan lokasi studi kasus wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta. Metode yang digunakan adalah SNI 19-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA dan analytical-hierarchy-process (AHP) dengan aplikasi expert-choice. AHP sebagai sistem pendukung agar pembobotan valid. Terdapat enam responden mewakili bidang akademisi, praktisi, dan instansi yang terlibat. Berdasarkan hasil penyusunan alat ukur pemilihan lokasi, diperoleh alat ukur yang terdiri dari 3 komponen, 8 indikator, 15 sub-indikator, dan 53 kriteria penilaian. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa pada tingkat komponen, teknis operasional memiliki bobot tertinggi (45%) dengan indikator tertinggi dampak ke lingkungan (47%), komponen regulasi (31%) dengan indikator tertinggi perlindungan dan pengelolaan lingkungan (78%), dan komponen peran serta masyarakat (24%) dengan indicator tertinggi partisipasi masyarakat (54%). Pada uji coba alat ukur pemilihan lokasi, dari dua calon lokasi yang ada, Desa Kuta Negara memperoleh skor lebih tinggi yaitu 5,411 sedangkan Desa Amansari memperoleh skor 4,215. Sehingga lokasi yang direkomendasikan dari hasil uji coba alat ukur pemilihan lokasi TPPAS regional berbasis WtE di wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta adalah Desa Kuta Negara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENYUSUNAN ALAT UKUR PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ENERGI (STUDI KASUS: WILAYAH BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA) ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENYUSUNAN ALAT UKUR PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ENERGI (STUDI KASUS: WILAYAH BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PENYUSUNAN ALAT UKUR PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ENERGI (STUDI KASUS: WILAYAH BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PENYUSUNAN ALAT UKUR PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL BERBASIS PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI ENERGI (STUDI KASUS: WILAYAH BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text