// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK SETEMPAT (SPALD-S) DI DESA RAJAPOLAH, KABUPATEN TASIKMALAYA]]> 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Dr.Eng. Didin Agustian Permadi, M.Eng. Dosen Pembimbing 2 Gusnia Zuriyari / 252014131 Penulis
Desa Rajapolah merupakan salah satu kawasan kumuh yang memiliki kondisi sanitasi buruk yang disebabkan sebagian besar warga Desa Rajapolah masih membuang air limbah domestik ke sungai dan ke saluran drainase. Masalah ini terjadi akibat kurangnya sarana prasana dalam pengelolaan air limbah domestik. Oleh karena itu pentingnya sarana pengelolaan air limbah untuk mengurangi resiko sanitasi yang buruk dan meningkatkan kualitas lingkungan di Desa Rajapolah. Berdasarkan penentuan penapisan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) pada PerMen PUPR 04 Tahun 2017, sistem pengelolaan yang di rekomendasikan untuk Desa Rajapoah adalah Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dengan menggunakan pengolahan tangki septik komunal. Tahap perencanaan pengelolaan SPALD-S ini meliputi proyeksi penduduk, pembuatan jalur, perhitungan debit air limbah, penetuan diameter pipa, volume galian tanah, perhitungan tangki septik komunal, perhitungan bidang resapan, gambar detail desain dan rencana anggaran biaya (RAB). Hasil dari perencanaan SPALD-S ini memiliki 80 pelayanan tangki septik komunal. Hasil perhitungan dari perencanaan ini yaitu diameter pipa lateral yang digunakan 114 mm dengan kecapatan minimum berkisar antara 0,30 – 0,52 m/detik, dan debit desain maksimal sebesar 0,616 L/detik dengan total volume galian tanah sebesar 6.722 m3 dan volume tangki septik untuk 50 jiwa sebesar 16 m3. Bak inspeksi yang digunakan 272 unit dan manhole 6 unit. RAB yang dibutuhkan dalam perencananaan SPALD-S ini yaitu sebesar Rp 6.476.097.341.