// <![CDATA[DESAIN INTERIOR BANDUNG MOVIE CENTER]]> NESSIA AZIZAH / 312011018 Dosen Pembimbing 1 Anastasha O Zein, M.Ds. Iyus Kusnaedi, M.Ds.
Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dengan baik dalam perancangan desain interior Bandung Movie Center adalah kebutuhan fasilitas dari aktifitas pengguna bangunan tersebut. Unsur visual dalam film harus didukung dengan media yang baik agar pesan yang diungkapkan melalui film dapat tertangkap dengan baik pula sehingga tercapai kualitas pertunjukan yang optimal serta kepuasan bagi penikmatnya. Persyaratan utama yang harus dipenuhi dalam merancang sebuah desain interior adalah dengan penerapan material dinding, lantai, dan ceiling yang sesuai. Dalam perancangan desain interior Bandung Movie Center ini, gedung bioskop merupakan fasilitas utama sebagai kegiatan utama pengunjung yaitu menonton film. Hal itu dapat dicapai dengan cara antara lain memilih bahan material yang mempunyai sifat berpori, berserat, tidak menyilaukan, dan dapat meredam suara untuk memberikan suasana tenang, nyaman, bersahabat, luas serta tidak menyilaukan/ mengganggu pandangan saat pemutaran film agar mampu mengantarkan penonton ke dalam cerita film. Persyaratan lainnya adalah seperti memperpendek jarak penonton dengan sumber bunyi, penaikan sumber bunyi, pemiringan lantai, sumber bunyi harus dikelilingi lapisan pemantul suara, kesesuaian luas lantai dengan volume ruang, menghindari pemantul bunyi paralel yang saling berhadapan dan penempatan penonton di area yang tepat. Penerapan bahan material yang baik juga berlaku untuk setiap fasilitas penunjang yang ada pada perancangan Bandung Movie Center diantaranya seperti lobby, galeri, perpustakaan serta ruang penyimpanan film karena karakter ruang yang baik sangat membantu dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung yang datang.