// <![CDATA[PERANCANGAN DESAIN INTERIOR MUSEUM PERMAINAN TRADISIONAL JAWA BARAT DI BANDUNG]]> Imanudin / 312011079 Dosen Pembimbing 1 Iyus Kusnaedi, M.Ds Anwar Subkiman, M.Ds.
Permainan tradisional merupakan alat bermain yang sudah ada sejak jaman dulu dan diwariskan secara turun temurun. Umumnya pembuatan mainan ini dilakukan dengan cara tradisional tanpa melalui proses pabrikasi. Mainan tradisional mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi karena selalu dimainkan bersamasama, mengasah kemampuan kognitif anak, sekaligus melatih kemampuan motorik kasar dan motorik halus, juga melatih kejujuran dan bekerjasama. Perencanaan interior museum menyesuaikan dengan judul terkait kebudayaan daerah tertentu, dalam hal ini budaya Jawa Barat. Sehingga, kesan interior tradisional dimunculkan secara seimbang dengan konsep bangunan yang telah ada. Hal tersebut agar memunculkan keterikatan antara arsitektural dan interior museum yang saling mempengaruhi satu sama lain. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif analitis kualitatif mendeskripsikan data yang diperoleh pada lapangan kemudian di analisis untuk menemukan solusi permasalahan. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara. Perancangan Museum Permainan Tradisional Jawa Barat ini ditekankan untuk memenuhi kebutuhan sarana publik dengan pengerjaan interior yang terorganisir. Dalam segi perencanaan fisik bangunan seperti, lantai, dinding, ceiling, dan furnitur yang akan digunakan sampai pada perencanaan konsep system lingkungan interior yang semua aspek tersebut berhubungan erat dengan psikologis dan perilaku manusia pada ruang sebagai subjeknya.