// <![CDATA[DESAIN INTERIOR MUSEUM MINYAK ATSIRI INDONESIA DI KARANGANYAR]]> 0410036705 - Anwar Subkiman, S.Sn., M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Nicolaus Aji KRU., S.Sn., M.Ds. M.T Dosen Pembimbing 1 Bening Kanti Nastiti / 31-2015-056 Penulis
Bagi sebagian orang wewangian merupakan hal penting, lagipula siapa yang tidak suka wewangian, walaupun mungkin wangi yang berbeda-beda. Ternyata bahan-bahan pengharum ini berasal dari minyak Atsiri, yang secara alami dihasilkan oleh tanaman/tumbuhan, baik dari bunga, daun , batang, biji, kulit kayu, kulit buah,akar, atau rimpangnya. Indonesia kaya akan tanaman penghasil minyak atsiri, bahkan beberapa diantaranya sudah terkenal di pasar dunia. Tidak heran banyak distributor minyak wangi, ataupun minyak esensial dari Indonesia. Antusias masyarakat Indonesia pada wewangian cukup tinggi. Namun Indonesia termasuk pemerintahannya masih kurang baik dan maksimal dalam mengelola ataupun mengolah sumber minyak atsiri sehingga dapat berkembang dan mempertahankan bahan-bahan minyak atsiri. Dibutuhkan sebuah sarana edukasi bagi masyarakat Indonesia mengenai sejarah, proses pembuatan, hingga hasil akhir dari minyak atsiri. Sebuah museum minyak atsiri yang dirasa cukup efektif untuk menjadi solusi edukatif bagi masyarakat Indonesia. Museum yang dirancang untuk menceritakan dan membawa kita merasakan pengalaman baru dalam mengunjungi sebuah museum. Diharapkan perencanaan museum dapat menjadi sebuah acuan bagi masyarakat untuk kembali mencintai bumi pertiwi.