DESAIN INTERIOR MUSEUM SERANGGA DI JAKARTA
Selain berfungsi sebagai sarana edukasi dan rekreasi, beberapa museum di Indonesia pun berfungsi sebagai pusat konservasi. Konservasi dan pemulihan spesimen adalah proses merawat dan melestarikan suatu jenis makhluk hidup sebagai bagian dari koleksi. Salah satu Museum di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat konservasi yaitu Museum Serangga Taman Mini Indonesia Indah, dimana pengunjung dapat berekreasi sembari melihat ratusan jenis serangga yang berasal dari Indonesia, baik yang masih hidup maupun yang telah di awetkan. Namun seiring dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat akan teknologi dan gaya hidup, minat masyarakat pada museum menjadi berkurang. Oleh sebab perencanaan desain interior Museum Serangga dibutuhkan untuk menarik minat masyarakat. Hal tersebut dapat didukung dengan pembaharuan teknologi, penyampaian informasi kepada pengunjung mengenai serangga-serangga yang dipamerkan. Dengan diplay yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan display. Memberikan pengalaman baru kepada para pengunjung untuk merasakan bagaimana kehidupan serangga, dengan membuat atmosfir yang seolah olah berada di habitat serangga yang dipamerkan. Memberikan pelayanan yang baik, area-area interaktif yang membantu seluruh kalangan pengunjung merasa lebih tertarik dalam mempelajari serangga sambil bermain.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).DESAIN INTERIOR MUSEUM SERANGGA DI JAKARTA ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM SERANGGA DI JAKARTA ().Desain Interior:FAD,2019.Text
MLA Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM SERANGGA DI JAKARTA ().Desain Interior:FAD,2019.Text
Turabian Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM SERANGGA DI JAKARTA ().Desain Interior:FAD,2019.Text