// <![CDATA[PENGARUH TEMPERATUR DAN PENAMBAHAN KATALIS TERHADAP PRODUK CAIR HASIL PIROLISIS KATALITIK OLI BEKAS]]> 0412026704 Dr. Ir. Maya Ramadianti Musadi., MT. Dosen Pembimbing 1 FANNY FAULINA / 14-2015-030 Penulis FARHAN IRHAM KHALID / 14-2015-032 Penulis
Pirolisis katalitik merupakan proses dekomposisi termal material organik tanpa menggunakan oksigen dengan bantuan katalis. Pada penelitian ini, metode pirolisis katalitik dilakukan dengan cara memanaskan limbah minyak pelumas mesin kendaraan bermotor pada sebuah modified catalytic reactor selama 60 menit pada temperatur sebesar 350oC, 450oC dan 550oC. Pada penelitian ini dipelajari pula pengaruh penambahan katalis terhadap proses pirolisis minyak pelumas bekas. Katalis yang digunakan yakni zeolit alam dengan ukuran partikel sebesar 70/100 mesh, 200/250 mesh dan >400 mesh. Produk cair pirolisis yang diperoleh kemudian dianalisis. Analisis produk cair pirolisis meliputi analisis viskositas, densitas, nilai kalor dan kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS). Hasil percobaan menunjukkan bahwa suhu, penambahan katalis serta ukuran katalis berpengaruh terhadap sifat fisik dan kimia produk cair yang dihasilkan. Berdasarkan sifat fisik dan kimia, produk cair hasil pirolisis dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis bahan bakar cair yakni gasolin, kerosin dan solar. Hasil terbaik perolehan produk cair pirolis katalitik oli bekas dicapai pada suhu 550oC dan ukuran katalis >400 mesh. Pada kondisi ini diperoleh produk cair dengan densitas, viskositas, yield dan nilai kalor adalah 829,760 kg/m3, 1,9508 cP, 45,33% dan 10.981 cal/gr. Komposisi senyawa karbon yang terdapat dalam produk cair tersebut mengandung komponen C < 8 dan C8-C18 sebesar 20,39% dan 79,61%.