// <![CDATA[EKSTRAKSI ɤ- ORYZANOL DARI MINYAK DEDAK PADI]]> Ir. Carlina Noersalim, M.T Dosen Pembimbing 1 0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Desby Riginda Fitri / 142015043 Penulis Indra Rizal Anggagita/14-2015-043 Penulis
ɤ-oryzanol sangat menjanjikan untuk dikembangkan karena manfaatnya sebagai antioksidan. ɤ-oryzanol mempunyai banyaj aktivitas biologis (anti kolesterol, perlindungan kulit daru radiasi sinar matahari) yang menjadikan ɤ-oryzanol sebgai salah satu bahan baku yang baik untuk farmasi dan makanan. Metode yang telah dikembangkan dalam pemurnian dan isolasi ɤ-oryzanol adalah Supercritical fluktatif menyebabkan hasil yang bervariasi,peralatan dan pemasangan yang mahal. Pada penelitian ini ekstraksi minyak dedak padi menggunakan pelarut n-hexane kemudian didistilasi untuk rnemisahkan pelarut n-hexane dan minyak dedak padi. Minyak dedak padi diekstraksi dengan metode liquid-liquid extraction menggunakan pelarut acetone. Waktu ekstraksi elama 20, 30, dan 40 menit dengan variasi suhu ekstraksi 30°C, dan 40°C. Setelah waktu ekstraksi selesai, sampel didiamkan selama 2 jam hingga terbentuk lapisan atas dan lapisan bawah, kemudian lapisan atas (minyak dedek padi) dipisahkan dari lapisan atas dan lapisan bawah (acetone dan ɤ-oryzanol) dengan menggunakan separator funnel. Lapisan bawah (acetone dan ɤ-oryzanol) kemudian dievaporator sesaui dengan setting biling point acetone untuk memisahkan acetone dan ɤ-oryzanol. ɤ-oryzanol yang tidak didapatlan kemudian ditimbang menggunakan neraca analitik dan dianalisa menggunakan spektrofotometri.