// <![CDATA[PENGARUH DURASI, SUHU DAN RASIO REAKTAN REAKSI TRANSESTERIFIKASI PADA KUALITAS BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KESAMBI (SCHLEICHERA OLEOSA LOUR)]]> 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Ida Wati, S.Si.,M.Si. Dosen Pembimbing 2 SARAH FREDERIKA NOVIANDINY S / 14-2015-073 Penulis WINDU FITRIAWAN SUWANDI / 14-2015-080 Penulis
Minyak dapat dihasilkan dari biji kesambi (Schleichera Oleosa Lour). Minyak biji kesambi dapat dikonversikan menjadi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembuatan biodiesel dari minyak biji kesambi. Minyak biji kesambi akan direaksikan dengan metanol dengan perbandingan massa minyak biji kesambi terhadap metanol 7:2, menggunakan katalis KOH dengan jumlah katalis 1%w. Reaksi dilakukan dengan menggunakan reaktor berpengaduk yang dioperasikan dengan kecepatan pengadukan tertentu, lama reaksi 45, 60, 75 dan 90 menit dengan variasi temperatur reaksi 55oC dan 60oC. Dengan kondisi suhu dan waktu terbaik dilakukan kembali pembuatan biodiesel dengan perbandingan massa minyak biji kesambi dan metanol 7:1,5; 7:2,5; dan 7:3. Parameter yang diukur adalah %yield, viskositas, densitas, bilangan iod dan bilangan asam. Tidak semua biodiesel yang dihasilkan memenuhi SNI 7182:2012. Hasil biodiesel dengan waktu reaksi 90 menit, suhu 55oC dan perbandingan reaktan 7 : 2,5 diperoleh %yield tertinggi dengan kadar asam lemak yang sudah memenuhi SNI 7182:2012.