// <![CDATA[RANCANGAN THE AWI VILLAGE RESORT HOTEL DI BANDUNG DENGAN PENERAPAN ESENSI BAMBU SEBAGAI UNSUR ESTETIKA]]> 0411026703 - Utami, Ir, MT Dosen Pembimbing 1 0423017002 - Dr. Ir. Juarni Anita, M.Eng. Dosen Pembimbing 2 FIQRY FADHILLA / 212015068 Penulis
Arsitektur di Indonesia sedang mengalami krisis identitas, di mana bangunan yang berdiri saat ini sering tidak mencerminkan identitas asli Indonesia. Gaya arsitektur nusantara sering dianggap kuno dan diganti dengan gaya arsitektur asing yang merusak identitas suatu daerah. Oleh karena itu Arsitektur Neo Vernakular muncul sebagai bentuk kombinasi arsitektur modern dengan arsitektur vernakular. Hal ini menjadi latar belakang pendekatan rancangan hotel bintang 4 dengan mengangkat identitas lokal yang terletak di Bandung dengan menerapkan tema Sunda Neo- Vernakular. Pemilihan tema ini diharapkan dapat membentuk suasana serta nuansa lokalitas dengan pemakaian esensi bambu dalam material yang terbarukan. Teman ini sangat tepat sebagai media untuk memperkenalkan identitas suatu daerah. Bambu adalah bahan lokal yang sering dijumpai pada bangunan tradisional Sunda, selain itu bambu juga digunakan didalam keseharian masyarakat Sunda seperti alat musik, peralatan rumah tangga, maupun kerajinan tangan. Penerapan tema perancangan oleh esensi Bambu sebagai unsur estetika bangunan terlihat baik pada fasad bangunan maupun dalam suasana ruang bangunan.