PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA KAWASAN HUNIAN DAN KOMERSIAL PANTAI INDAH KAPUK (PIK) 2 CLUSTER “C” DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN
Kawasan hunian dan komersial Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Cluster “C” di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dengan luas 491,41 Ha terletak di Desa Salembaran Jati, Kosambi Barat dan Kosambi Timur Kecamatan Kosambi. Berdasarakan Buku Putih Sanitasi Kabupaten Tangerang 2012-2031, tiga desa tersebut menjadi salah satu titik terdampak bencana banjir yang mengalami permasalahan pada sistem drainase dalam menampung air hujan akibat adanya penurunan kapasitas sungai dan karena sebagaian besar wilayah ini merupakan dataran pantai. Sistem drainase belum dikelola secara maksimal sehingga perlu dilakukannya kajian tentang perencanaan sistem drainase di dalam kawasan tersebut. Tahapan perencanaan meliputi analisis hidrologi dan analisis hidrolika. Perhitungan RAB berdasarkan Harga Satuan Daerah Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Saluran rencana meliputi saluran sekunder dan tersier dengan periode ulang hujan 2 dan 5 tahun. Pengaliran air pada sistem drainase yang direncanakan berdasarkan kondisi topografi, akan adanya penambahan tanah (urugan) sebanyak 11.100.135,96 m3, tanpa mengubah nilai kemiringan pada topografi eksisting sehingga tetap dapat dialirkan secara gravitasi. Hasil dari perencanaan didapatkan total panjang saluran rencana 28.188,71 m, dimensi 100x100 cm sampai 350x350 cm, serta jumlah bangunan pelengkap yang dibutuhkan yaitu 13.410 unit street inlet, 20 unit gorong-gorong dan 12 unit outfall. Biaya yang diperlukan adalah Rp 10.032.543.750.11 Kawasan hunian dan komersial Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Cluster “C” di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dengan luas 491,41 Ha terletak di Desa Salembaran Jati, Kosambi Barat dan Kosambi Timur Kecamatan Kosambi. Berdasarakan Buku Putih Sanitasi Kabupaten Tangerang 2012-2031, tiga desa tersebut menjadi salah satu titik terdampak bencana banjir yang mengalami permasalahan pada sistem drainase dalam menampung air hujan akibat adanya penurunan kapasitas sungai dan karena sebagaian besar wilayah ini merupakan dataran pantai. Sistem drainase belum dikelola secara maksimal sehingga perlu dilakukannya kajian tentang perencanaan sistem drainase di dalam kawasan tersebut. Tahapan perencanaan meliputi analisis hidrologi dan analisis hidrolika. Perhitungan RAB berdasarkan Harga Satuan Daerah Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Saluran rencana meliputi saluran sekunder dan tersier dengan periode ulang hujan 2 dan 5 tahun. Pengaliran air pada sistem drainase yang direncanakan berdasarkan kondisi topografi, akan adanya penambahan tanah (urugan) sebanyak 11.100.135,96 m3, tanpa mengubah nilai kemiringan pada topografi eksisting sehingga tetap dapat dialirkan secara gravitasi. Hasil dari perencanaan didapatkan total panjang saluran rencana 28.188,71 m, dimensi 100x100 cm sampai 350x350 cm, serta jumlah bangunan pelengkap yang dibutuhkan yaitu 13.410 unit street inlet, 20 unit gorong-gorong dan 12 unit outfall. Biaya yang diperlukan adalah Rp 10.032.543.750.11
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA KAWASAN HUNIAN DAN KOMERSIAL PANTAI INDAH KAPUK (PIK) 2 CLUSTER “C” DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA KAWASAN HUNIAN DAN KOMERSIAL PANTAI INDAH KAPUK (PIK) 2 CLUSTER “C” DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA KAWASAN HUNIAN DAN KOMERSIAL PANTAI INDAH KAPUK (PIK) 2 CLUSTER “C” DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA KAWASAN HUNIAN DAN KOMERSIAL PANTAI INDAH KAPUK (PIK) 2 CLUSTER “C” DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text