EVALUASI PROGRAM KAWASAN BEBAS SAMPAH KOTA BANDUNG
diterapkan pada tahun 2015 masih berjalan hingga sekarang. Program tersebut dibentuk sebagai upaya pengurangan sampah, dan meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang dijalankan mandiri oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program Kawasan Bebas Sampah tersebut terhadap 3 (tiga) aspek yaitu aspek peran serta masyarakat, aspek sistem penanganan sampah, dan tingkat pengurangan. Evaluasi program Kawasan Bebas Sampah dari ketiga aspek tersebut dapat diketahui dengan melakukan perbandingan di wilayah yang sudah menjadi Kawasan Bebas Sampah yaitu Kelurahan Kebon Pisang dan wilayah yang bukan Kawasan Bebas Sampah yaitu Kelurahan Babakan Ciamis. Pengukuran timbulan sampah dilakukan berdasarkan SNI 19-3964-1994 sehingga didapatkan tingkat pengurangan sampah di wilayah Kelurahan Kebon Pisang yaitu sebesar 10.19%. Sedangkan, untuk wilayah Kelurahan Babakan Ciamis yaitu 3.43%. Besarnya tingkat pengurangan tersebut dipengaruhi aspek peran serta masyarakat dan aspek sistem penanganan sampah. Berdasarkan hasil survei menggunakan metode kuesioner untuk wilayah Kelurahan Kebon Pisang memiliki peran serta masyarakat dan sistem penanganan sampah yang mendukung untuk mewujudkan tujuan dari program Kawasan Bebas Sampah yaitu adanya upaya pengurangan sampah dan meningkatkan peran serta masyarakat, dibandingkan dengan di wilayah Kelurahan Babakan Ciamis. Sehingga, berdasarkan hal tersebut adanya rekomendasi untuk meningkatkan program Kawasan Bebas Sampah terhadap sistem pengelolaan sampah, dan adanya potensi Kelurahan Babakan Ciamis untuk menjadi Kawasan Bebas Sampah.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).EVALUASI PROGRAM KAWASAN BEBAS SAMPAH KOTA BANDUNG ().:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI PROGRAM KAWASAN BEBAS SAMPAH KOTA BANDUNG ().:FTSP,2019.Text
MLA Style
.EVALUASI PROGRAM KAWASAN BEBAS SAMPAH KOTA BANDUNG ().:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.EVALUASI PROGRAM KAWASAN BEBAS SAMPAH KOTA BANDUNG ().:FTSP,2019.Text