// <![CDATA[INVENTARISASI EMISI PENCEMARAN UDARA DAN GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR DOMESTIC COOKING DI KOTA BANDUNG]]> 0409058001 - Mila Dirgawati, ST., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Dr.Eng. Didin Agustian Permadi, M.Eng. Dosen Pembimbing 2 NANDI NUR AMANU / 252015075 Penulis
Kegiatan memasak membutuhkan bahan bakar untuk proses pembakaran yang juga akan menimbulkan emisi. Emisinya adalah gas pencemar udara (PM10, PM2.5, CO, NOx, NMVOC, dan SO2) dan gas rumah kaca (CO2, CH4, dan N2O). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan beban emisi dari sektor proses memasak domestik di Kota Bandung. Beban emisi didapatkan dengan cara mengalikan laju konsumsi bahan bakar dengan faktor emisi. Emisi yang dihasilkan dari proses memasak di Kota Bandung tahun 2019 sebesar 23,61 ton/tahun PM10; 23,61 ton/tahun PM2.5; 0,03 ton/tahun SO2; 213.487,04 ton/tahun CO2; 276,2 ton/tahun CO; 128,36 ton/tahun NOx; 6,78 ton/tahun N2O; 16,46 ton/tahun NMVOC, dan 127,95 ton/tahun CH4. Distribusi temporal menghasilkan waktu puncak untuk proses memasak domestik yaitu pada pukul 04.00-08.00. Distribusi spasial menghasilkan peta persebaran emisi setiap kecamatan di Kota Bandung. Parameter beban emisi tertinggi adalah CO2 dan Kecamatan dengan beban emisi teringgi adalah Kecamatan Bojongloa Kaler.