// <![CDATA[EVALUASI PELAKSANAAN DAN MANFAAT RENCANA PENGAMANAN AIR MINUM (RPAM) DI PDAM BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN]]> 0408066601 - Rachmawati Sugihhartati Djembarmanah, Ir., M.Env.Stud., Ph.D Dosen Pembimbing 1 IMAN ABDUL ROHMAN / 25-2014-117 Penulis
RPAM, strategi yang diperuntukan mengamankan air minum sejak dari sumber hingga pelanggan ini diterapkan guna memenuhi target RPJMN 2015-2019, yaitu 100% akses air minum yang layak di akhir tahun 2019. RPAM diimplementasikan dengan pendekatan analisis dan manajemen risiko, yang mencakup semua langkah dalam sistem penyediaan air minum, mulai dari sumber hingga ke pelanggan berdasarkan aspek 4K. Evaluasi pelaksanaan dan manfaat RPAM dilakukan guna mengetahui capaian aspek 4K, serta manfaat yang diperoleh apabila sasaran aspek 4K terpenuhi;baik manfaat untuk PDAM maupun pelanggan. Evaluasi pelaksanaan dilakukan melalui komparasi kesesuaian dokumen RPAM PDAM Bandarmasih dengan Juknis RPAM Operator tahun 2017, serta identifikasi capaian aspek 4K. Sedangkan evaluasi manfaat dilakukan melalui olah data secara matematis untuk mengetahui kehilangan pendapatan, jika sasaran aspek 4K belum terpenuhi secara optimal. Selain itu, melalui evaluasi manfaat dapat diketahui manfaat yang akan diperoleh pelanggan, apabila aspek 4K terpenuhi secara optimal. PDAM Bandarmasih merupakan PDAM pertama yang menerapkan RPAM, dimulai sejak tahun 2012. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan RPAM, diketahui capaian aspek 4K pada tahun 2012-2016 di PDAM Bandarmasih masih belum terpenuhi secara optimal. Sinergitas atau kombinasi peningkatan antaraspek semakin mempertegas manfaat dari RPAM, apabila capaian aspek 4K dapat ditingkatkan oleh PDAM Bandarmasih. Apabila PDAM Bandarmasih menjual air dengan tarif air minum yang tetap memenuhi prinsip keterjangkauan, disertai dengan peningkatan kuantitas air yang dijual, maka keuntungan yang seharusnya diperoleh PDAM Bandarmasih jauh besar dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh saat ini, bahkan hingga mencapai 6 kali lipat. Selain itu, pelanggan juga akan memperoleh manfaat berupa kesejahteraan, meliputi aspek kesehatan dan ekonomi.