// <![CDATA[PERANCANGAN SISTEM ISOLASI GETARAN PADA PONDASI ALAT UJI GETAR MEKANISME ENGKOL PELUNCUR EMPAT SILINDER]]> 0410047106 - Eka Taufiq Firmansyah P A, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 0417086602 - Iwan Agustiawan S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MAULANA IRVANDY / 12-2014-125 Penulis
Disekitar kita banyak sekali fenomena-fenomena getaran yang terjadi. Getaran sendiri dapat terjadi jika sistem berosilasi karena berkerjanya gaya yang ada didalam sistem itu sendiri ataupun terjadi karena adanya rangsangan gaya dari luar. Pada mekanisme engkol peluncur empat silinder getaran ditimbulkan akibat adanya gaya inersia yang ditimbulkan oleh ketidak seimbangan dari connecting rod, piston, dan juga crankshaft yang kemudian getaran tersebut akan di teruskan menuju pondasi. Getaran yang dihasilkan oleh mekanisme engkol peluncur empat silinder sangatlah besar sehingga perlu diterapkan sistem isolasi getaran pada mekanisme engkol peluncur empat silinder dengan pondasi untuk mengurangi efek getaran yang diteruskan ke pondasi. Pondasi sendiri memiliki nilai fatigue (kelelahan) yang apabila pondasi terus menerus diberikan getaran yang besar lama kelamaan akan rusak. Pada perancangan ini akan dicari shacking force terbesar dari beberapa susunan sudut konfigurasi engkol kemudian membuat pemodelan matematis alat uji getar mekanisme engkol peluncur dan persamaan matematisnya. Setelah itu akan ditentukan respon amplitudo getaran yang dihasilkan dan mendefinisikan gaya maksimum yang berkerja pada pondasi sebelum dipasang isolator getaran. Dari hasil perancangan diatas maka akan ditentukan harga kekakuan pegas (K) berdasarkan spesifikasi pegas yang ada dipasaran. Besar kekakuan pegas (k) akan ditentukan berdasarkan parameter yakni besar transmisibilitas gaya (T) ≥ 80%. Setelah menentukan isolator getaran maka akan dimodelkan konstruksi 3D dari sistem mekanisme engkol peluncur empat silinder dengan isolator getaran. Isolator getaran yang digunakan berupa pegas dengan tipe XL-92 yang memiliki nilai kekakuan pegas (K) sebesar 14864,63