// <![CDATA[ANALISIS PERMUKAAN SAMBUNGAN LAS PIPA ALUMINIUM SERI 6063 T4 Ø 1-Inch KETEBALAN 1,5 mm PADA TEKUKAN 90°, 60°]]> 0427067202 - Yusril Irwan, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 0422067202 - Dedy Hernady, ST., M.T. Dosen Pembimbing 2 AGUNG RIDZKINALDY PRATAMA / 12-2014-115 Penulis
Rangka merupakan komponen utama kendaraan, yang mana berfungsi untuk mendukung keberadaan mesin, transmisi, pegas dan pada rangka itu pulalah di pasangkan body kendaraan. Penggunaan material rangka kendaraan pada umumya menggunakan material baja, dimana material baja memiliki kekurangan yaitu memiliki bobot yang relatif berat, bobot yang berat membutuhkan energi yang besar. Sedangkan pada kendaraan listrik dibutuhkan rangka yang lebih ringan untuk meningkatkan efisiensi. Sehingadiperlukan material alternatif seperti aluminium yang memiliki bobot lebih ringan dan mampu menahan beban dari kendaraan mobil listrik. Dalam penelitian ini, pipa aluminium 6063 berdiameter 28,5 mm dan tebal rata rata 1,5 mm akan dilakukan pengelasan TIG dengan filler aluminium 5356 berdiameter 1,6 mm dengan variasi arus 80 Ampere dan 100 Ampere, lalu hasil pengelasan ditekuk 90o dan 60o pada daerah pengelasan. Kemudian pada pipa hasil pengelasan dan penekukan tersebut dilakukan analisa struktur makro dan pemotongan penampang pada tekukan di daerah pengelasan. Analisa struktur makro dilakukan untuk menganalisa retak yang terjadi pada permukaan sambungan las pipa setelah dilakukan penekukan. Sedangkan Pemotongan penampang dilakukan untuk memperkuat hasil dari analisa struktur makro. Dari hasil penelitian, terdapat 3 spesimen yang tidak sobek dari keseluruhan 8 spesimen yang dilakukan penekukan, sobeknya pipa pada daerah HAZ menandakan kuatnya sambungan las yang dilakukan pada pipa aluminium seri 6063 ini. Maka disimpulkan bahwa proses penekukan pipa yang dilakukan pada daerah pengelasan tidak direkomendasikan. Dan disarankan untuk tidak menggunakan alat tekuk manual karena pembebanannya yang tidak konstan.