// <![CDATA[PERANCANGAN THE HILLS RESORT LEMBANG DENGAN DESAIN FASAD YANG MENYESUAIKAN IKLIM DAN CUACA SETEMPAT]]> 0410087102 - Nur Laela Latifah ST, MT Dosen Pembimbing 1 0430067401 - Erwin Yuniar Rahadian, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 Gendis Dwi Rahma Widasari/21-2015-174 Penulis
Kota Bandung kembali dinyatakan sebagai Kota Pariwisata Terbaik pada penyelenggaraan Indonesia Attractiveness Award (IAA) tahun 2018 lalu. Terpilihnya Kota Bandung sebagai pemenang, menunjukkan adanya potensi besar untuk menarik minat para wisatawan dari berbagai tempat maupun para pelaku bisnis dalam berbagai industri. Hal ini menunjukkan kebutuhan akomodasi untuk tempat tinggal sementara yaitu hotel khususnya hotel berbintang. Menurut data yang bersumber dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, tingkat okupansi hotel berbintang di Kota Bandung sampai per 31 Desember 2018 mencapai 67,8%. Angka ini naik 6,7% jika dibandingkan dengan tingkat okupansi tahun 2017. Dan rata-rata lama tinggal wisatawan pada tahun 2018 adalah 2,21 hari. Berdasarkan banyaknya jumlah wisatawan yang datang ditambah dengan meningkatnya tingkat okupansi wisatawan yang menginap di hotel bintang 4, maka dibuatlah proyek pembangunan hotel bintang 4 ini untuk memenuhi akomodasi para wisatawan menginap di Bandung. Dengan misi untuk meningkatkan atau menambah lama tinggal para wisatawan menginap di hotel khususnya hotel resor, maka tema yang diangkat berkonsep Smart Facade. Dengan memperhatikan kondisi iklim dan cuaca di sekitarnya, desain bangunan diharapkan dapat mengarahkan arsitek untuk melakukan penyelesaian desain dengan mempertimbangkan hubungan antara fasad bangunan dengan lingkungannya terkait iklim dan cuaca daerah tersebut.