// <![CDATA[RANCANGAN APARTEMEN DENGAN PENDEKATAN THERMAL COMFORT PADA BANGUNAN]]> 0427075701 - Ir. Widji Indahing Tyas , MT Dosen Pembimbing 2 0413107104 - Irfan Sabarilah Hasim, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 TONI RAMADHAN/21-2015-054 Penulis
Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat sekaligus menjadi ibu kota provinsi tersebut. Kota Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya dilihat dari jumlah penduduk nya. Kepadatan penduduk tersebut berdampak kepada permasalahan dalam jumlah lahan yang semakin terbatas dikarenakan pemakaian terus menerus oleh masyarakat kota itu sendiri yang mengakibatkan sulit menemukan tempat untuk dijadikan hunian. Banyaknya kendala yang harus dihadapi jika ingin membangun hunian sendiri, seperti sulitnya mencari lokasi yang strategis dan semakin tingginya harga tanah. Apartemen dapat menjadi solusi yang tepat dalam penyelesaian permasalahan yang terus berkembang di Kota Bandung khususnyadalam permasalahan ketersediaan peruntukan lahan yang semakin sedikit. Namun isu tentang pemanasan global juga turut mengikuti perkembangan hunian vertical ini karena bangunan–bangunan bertingkat tinggi juga menjadi aktor yang memberikan dampak signifikan terhadap pemanasan global, melihat kondisi ini, bangunan apartemen haruslah mampu membuat penghuninya merasa nyaman dengan penerapan prinsip-prinsip kenyamanan termal yang memperhatikan factor jumlah pencahayaan dan penghawaan alami yang masuk ke dalam bangunan.