// <![CDATA[TRIANGLE HOTEL DI BANDUNG DENGAN PENERAPAN STRUKTUR DIAGRID]]> 0410087102 - Nur Laela Latifah ST, MT Dosen Pembimbing 1 0430067401 - Erwin Yuniar Rahadian, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 WAHYU ARGA ARTHANTI/21-2017-213 Penulis
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara di kota Bandung, maka angka sarana akomodasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan juga akan meningkat. Hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang menggunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman, serta jasa lainnya untuk masyarakat umum yang dikelola secara komersil. Dalam perancangan hotel perlu mempertimbangkan 3 aspek utama yaitu privasi, kenyamanan, dan keamanan. Tiga aspek tersebut secara keseluruhan akan mempengaruhi keputusan sebuah rancangan hotel dengan melihat kepentingan konsumen yang menjadi sasarannya. Kota Bandung saat ini membutuhkan perancangan penginapan baru khususnya hotel bintang 4, mengingat semakin meningkatnya wisatawan yang berkunjung serta menginap bahkan di hari-hari tertentu seperti hari libur dan malam pergantian tahun. Sebagai sarana akomodasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, baik yang berorientasi bisnis maupun hanya rekreasi, tempat menginap harus dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan berbisnis dan rekreasi. Perancangan hotel bintang 4 di Bandung menggunakan tema structure as aesthetic, dimana rangka baja diagrid mempunyai fungsi sebagai pembentuk elemen arsitektural yang estetis pada fasad dan menjadi identitas Hotel Triangle.