// <![CDATA[TINJAUAN PERUBAHAN NILAI TANAH DI SEKITAR LOKASI BENCANA AKIBAT LIKUIFAKSI (Studi Kasus:]]> 0405118902 - Nurul Yuhanafia, S.T., MT. Dosen Pembimbing 2 0426045802 - Rinaldy, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 CERLY MEILAN LATEKA/23-2015-088 Penulis
Nilai tanah adalah suatu harga yang diberikan pada suatu bidang tanah atau properti yang ditentukan berdasarkan beberapa faktor penilaian antara lain: faktor ekonomi; faktor sosial; faktor politik/kebijakan pemerintah; serta faktor fisik dan lingkungan. Bencana alam likuifaksi yang terjadi di Kota Palu khususnya Kelurahan Petobo mengakibatkan banyak korban jiwa serta pemukiman yang tertimbun tanah menyebabkan bidang-bidang tanah dan properti yang terkena dampak likuifaksi menjadi tidak bernilai lagi. Oleh karena itu nilai tanah di kelurahan Petobo terutama pada area sekitar lokasi terdampak bencana menjadi berubah dan tidak sesuai dengan trend harga tanah dari tahun ke tahun. Penelitian ini meninjau perubahan nilai tanah akibat likuifaksi dengan menitikberatkan pada faktor fisik dan lingkungan, yaitu hubungan relatif antara posisi bidang tanah terhadap lokasi bencana alam likuifaksi. Data nilai tanah yang digunakan adalah 33 data sampel bidang tanah bersertifikat Hak Milik Tahun 2015 – Tahun 2019 Kelurahan Petobo. Estimasi nilai tanah Tahun 2019 diperoleh dari perhitungan data berkala menggunakan persamaan trend linear. Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi linear. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata perubahan nilai tanah berdasarkan range jarak adalah – Rp.38.750 pada 0