// <![CDATA[KAJIAN SPASIAL TINGKAT KERENTANAN GERAKAN TANAH PADA KAWASAN BANDUNG UTARA (STUDI KASUS KABUPATEN BANDUNG)]]> 0010045801 - Apriliana, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 ADITYA MUHAMAD WILDAN/23-2015-015 Penulis
Kawasan Bandung Utara yang selanjutnya disingkat KBU adalah Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat yang memiliki fungsi dan peranan penting dalam menjamin keberlanjutan dan keseimbangan lingkungan hidup di cekungan Bandung, Kabupaten Bandung sebagian besar wilayah adminitrasinya berada di KBU. Gerakan tanah merupakan perpindahan material pembentuk lereng yang berupa batuan, bahan timbunan, tanah atau material campuran tersebut yang bergerak ke arah bawah dan ke luar lereng yang pada saat ini frekuensi kejadiannya semakin meningkat, fenomena alam ini dapat berubah menjadi bencana. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada tahun 2015 bahwa Kabupaten Bandung merupakan salah satu wilayah rentan terjadinya gerakan tanah. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran tingkat kerentanan gerakan tanah pada zona pengendalian KBU di Kabupaten Bandung dengan memanfaatkan data vektor batas wilayah administrasi Kabupaten Bandung, data zona pengendalian KBU, data zona kerentanan gerakan tanah Kabupaten Bandung dan dokumentasi lapangan untuk mengetahui kondisi di lapangan sesuai dengan tingkat kerentanan gerakan tanah. Metode yang digunakan adalah overlay. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat empat klasifikasi jenis tingkat kerentanan gerakan tanah di zona pengendalian KBU di Kabupaten Bandung, yaitu kerawan tinggi 889.401 ha, menengah 6059.726 ha , rendah 2243.003 ha dan sangat sendah 50.367 ha.