ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI LABU (ANCOL) KABUPATEN DELI SERDANG
Pariwisata pada suatu wilayah memiliki peranan yang penting baik dalam peningkatan perekonomian suatu wilayah maupun yang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan hidup masayarakat di sekitar kawasan pariwisata. Untuk itu diperlukan suatu arahan yang tepat dalam pengembangan pariwisata suatu tempat.
Obyek wisata pantai labu memiliki karakteristik yang khas yang dapat dijadikan sebagai daya
tarik utama yang dapat membedakan obyek wisata Pantai Labu dengan obyek wisata lainnya, yaitu kebudayaan masyrakat Suku Melayu yang merupakan suku mayoritas di Pantai Labu dan adanya mitos jembatan jodoh. Daya tarik wisata alamnya yang menarik juga menjadi faktor pendukung, jarak objek wisata Pantai Labu ini juga dekat dengan lokasi pembangunan bandar udara baru di Sumatera Utarapengganti Bandara Polonia di Medan. Adanya pemindahan lokasi bandar udara baru ini akanberpengaruh pada pergerakan orang, barang dan jasa semakin meningkat ke Kabupaten Deli Serdang halini akan berdampak bagi pengembangan pariwisata Pantai Labu, namun di sisi lain masih ada beberapakendala yang menyebabkan terganggunya pengembangan pariwisata Pantai Labu ini diantaranya adalahbelum tergali atau termanfaatkannya daya tarik wisata yang dimiliki oleh obyek wisata Pantai Labu,kondisi jalan menuju ke Pantai Labu masih rusak atau masih dari tanan dan batu, sarana danprasarana pendukung pariwisata lainnya masih belum memadai atau masih dalam proses pembangunanbegitu juga dengan promosi yang dilakukan belum maksimal.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka dipandang perlu disusun arahan pengembangan yang baik. Analisis yang dilakukan adalah dengan melihat kesesuaian antara kebijakan pemerintah dengan
kondisi saat ini, melihat kesesuaian antara teori dengan kondisi saat ini, persepsi wisatawan dan setelah semuanya terangkum teridentifikasi potensi dan permasalahan setelah itu dapat menemukan langkahlangkah penentuan arahan pengembangan pariwisata. Arahan pengembangan pariwisata ini diharapkan dapat memberikan masukan dalam pengembangan pariwisata Pantai Labu agar dapat semakinberkembang dan menjadi salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Deli Serdang pada khususnya dan di Propinsi Sumatera Utara bahkan di Indonesia pada umumnya.
Berdasarkan hasil analisis, di dapat suatu arahan dalam pengembangan pariwisata Pantai Labu
diantaranya adalah menonjolkan daya tarik wisata utama yaitu kebudayaan masyarakat setempat dan mitos Jembatan Jodoh. Mmempertahankan arena permainan yang tersedia, mencari alternatif permainan yang lebih menarik lainnya, menjaga kebersihan dan memperindah pantai, meningkatkan mutu pelayanan dalam bidang penyediaan fasilitas pariwisata, memperlancar aksesibilitas menuju ke Pantai Labu,mengembangkan jaringan promosi dan pemasaran. Pengembangan penginapan lebih diprioritaskan pada home stay rumah-rumah penduduk yang dapat dijadikan tempat menginap bagi wisatawan, mengembangkan tingkat pelayanan restoran/ rumah makan di Pantai Labu misalnya dalam variasi jenis makanan yang baru sebaiknya khas dari Pantai Labu yaitu makanan dan minuman khas Suku Melayu serta peningkatan peran dan partisipasi masyarakat setempat dalam pengembangan pariwisata Pantai Labu ini. Jadi dengan adanya pengembangan pariwisata Pantai Labu ini maka diharapkan dapat meningkatakan kesejahteraan penduduk setempat pada khususnya dan berdampak yang baik juga pada peningkatan pendapatan daerah.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI LABU (ANCOL) KABUPATEN DELI SERDANG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI LABU (ANCOL) KABUPATEN DELI SERDANG ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI LABU (ANCOL) KABUPATEN DELI SERDANG ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI LABU (ANCOL) KABUPATEN DELI SERDANG ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text