// <![CDATA[RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN DAN MONITORING AIR CONDITIONER MENGGUNAKAN PLC TM221CE16R DAN SCADA UNTUK PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK]]> 0402016903 - Dr. Waluyo, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 0429087903 - Andre Widura, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Wahyu Agung Purbandoko / 11-2014-097 Penulis
Dalam penelitian ini dilakukan pengendalian pada air conditioner dengan kecepatan fan evaporator dan kompresor menggunakan PLC TM221CE16R dan SCADA. Penelitian ini dilakukan untuk menghemat energi listrik dan mengatur temperatur ruang agar nyaman. Penghematan energi dilakukan dengan mengendalikan kerja AC sesuai dengan temperatur ruangan sehingga AC tidak bekerja terus menerus. Sensor THD-W (Autonic) digunakan untuk mengukur temperatur ruang dan dihubungkan pada PLC yang selanjutnya dimonitor oleh SCADA. Pengujian dilakukan dengan tiga metode yaitu konvensional, manual, dan otomatis. Metode tersebut secara berturut-turut dilakukan dengan mengaktifkan AC terus menerus dalam selang waktu tertentu, mengaktifkan dan mematikan AC secara manual sesuai keinginan pengguna, dan mengendalikan kerja AC menggunakan PLC sesuai temperatur acuan. Pengujian dilakukan masing-masing selama 1 bulan dengan 5 hari setiap minggu selama 9 jam. Perhitungan energi dilakukan dalam tiga metoda yaitu aturan simpson, aturan komposit trapesium, dan secara fisika. Pada metode pengujian konvensional, energi yang dikonsumsi secara berturut-turut sebesar 198,689 kWh, 193,645 kWh, dan 206,636 kWh. Pada metode pengujian manual, energi yang dikonsumsi secara berturut-turut sebesar 160,111 kWh, 160,540 kWh, dan 161,909 kWh. Pada metode pengujian otomatis, energi yang dikonsumsi secara berturut-turut sebesar 152,638 kWh, 150,842 kWh, dan 154,840 kWh. Penghematan yang didapatkan dari sistem konvensional dan otomatis dengan tiga metode penghitungan energi secara berturut-turut sebesar 24%, 22%, dan 25%. Penghematan yang didapatkan dari sistem manual dan otomatis dengan tiga metode penghitungan energi secara berturut-turut sebesar 5,78%, 6%, dan 4,4%.