// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN EFEKTIVITAS MESIN TENUN DI PT JAYA LESTARI MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DENGAN MINIMASI SIX BIG LOSSES]]> 0422117502 - Rispianda , S.T., M.T., M.Phiil. Dosen Pembimbing 1 INDRA DWI FERMANA / 13-2012-201 Penulis
PT. Jaya Lestari adalah perusahan swasta yang bergerak di bidang produksi tepatnya memproduksi kain. Banyaknya permintaan dari konsumen dan persaingan pasar, menjadikan salah satu faktor bagi PT. Jaya Lestari untuk meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan peralatan sebaik dan seefisien mungkin agar permintaan tersebut terpenuhi. Pada proses produksinya terdapat dua mesin yang digunakan, yaitu mesin penggulung benang dan mesin tenun. Pada kondisi sebenarnya kinerja mesin tenun yang bekerja kurang optimal karena sering mengalami gangguan, seperti benang lepas, kualitas mulut lusi kurang baik dan seringnya benang putus, sehingga menghambat laju produksi dan menyebabkan permintaan tidak terpenuhi. Adanya perbaikan sistem diperlukan untuk meningkatkan nilai efektivitas mesin dalam kegiatan produksi sehingga permintaan dapat terpenuhi. Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah pengukuran efektivitas suatu mesin atau peralatan untuk mengetahui seberapa efektif kinerja mesin. Tahap pertama untuk mengetahui nilai efektivitas mesin adalah dengan menghitung nilai availability, performance, dan quality. Kemudian didapatkan nilai OEE, dilanjutkan dengan perhitungan six big losses untuk mengetahui kerugian apa saja yang mengakibatkan rendahnya nilai OEE.