ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS DAMRI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE LOAD FACTOR BREAK EVEN
Penilitian ini membahas permasalahan PERUM DAMRI mengenai penentuan jumlah armada sesuai kebutuhan penumpang. PERUM DAMRI mempermasalahkan jumlah armada pada trayek 9 dan trayek 11, untuk mengetahui jumlah armada yang sesuai dengan kebutuhan penumpang maka dilakukan perhitungan jumlah armada berdasarkan load factor break even. Load factor break even adalah metode penentuan jumlah armada dengan mempertimbangkan kebutuhan penumpang, pendapatan, biaya operasional kendaraan. Load factor break even juga dapat menunjukan berapa load factor agar perusahaan mencapai keuntungan. Perhitungan jumlah armada dilakukan pada 6 trayek non tol Kota Bandung. Hasil dari perhitungan jumlah armada yang dibutuhkan untuk trayek 1 adalah 12 bus, trayek 2 adalah 16 bus, trayek 5 adalah 12 bus, trayek 6B adalah 17 bus, trayel 9 adalah 17 bus, trayek 11 adalah 17 bus.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS DAMRI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE LOAD FACTOR BREAK EVEN ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS DAMRI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE LOAD FACTOR BREAK EVEN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
MLA Style
.ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS DAMRI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE LOAD FACTOR BREAK EVEN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
Turabian Style
.ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS DAMRI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE LOAD FACTOR BREAK EVEN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text