// <![CDATA[USULAN STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN PENGARUH PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEDOTAN STAINLESS STEEL PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) SESAPAN DENGAN METODE SMART PLS]]> 0422058901 - Ratna Puspitaningsih S.T., MBA. Dosen Pembimbing 1 Lutfi Febrian Wibawa / 13-2015-115 Penulis
Berdasarkan data penjualan Sesapan, rata-rata produk yang terjual dalam satu bulan adalah 30 unit, namun IKM Sesapan memiliki target penjualan sebesar 40 unit per bulannya, artinya pihak sesapan belum dapat memenuhi target penjualannya. Aspek yang mempengaruhi target penjualan yang tidak terpenuhi adalah strategi pemasaran, dan salah satu aspek yang mempengaruhi strategi pemasaran adalah perilaku konsumen. Maka, diperlukan perilaku konsumen untuk mengidentifikasi perilaku dalam menggunakan sedotan plastik maupun dari pengguna sedotan stainless steel. Dalam perilaku konsumen terdapat faktor psikologis, faktor pribadi, faktor sosial, dan faktor budaya. Berdasarkan permasalahan masih minimnya yang beralih ke sedotan stainless steel, strategi pemasaran dengan mempertimbangkan faktor psikologis digunakan dalam penelitian ini, karena berdasarkan faktor tersebut dapat diketahui penyebab dari dalam masing-masing individu atau faktor inti masyarakat belum dapat beralih dari sedotan plastik ke sedotan yang lebih ramah lingkungan. Faktor psikologis yang digunakan untuk mengidentifikasi konsumen adalah motivasi, persepsi, pembelajaran, serta keyakinan dan sikap. Dalam melihat hubungan antar variabelnya diperlukan regresi linear, sehingga digunakan Smart PLS. Penggunaan Smart PLS didasari oleh fungsi untuk melihat dampak langsung atau tidak langsung dari variabel-variabel psikologis terhadap keputusan pembelian, sifatnya prediktif, modelnya fleksibel, tidak membutuhkan jumlah sampel yang banyak, tidak memerlukan asumsi normalitas dan multikolinearitas. Pengolahan Smart PLS menggunakan outer model dan inner model, outer model yang digunakan adalah convergent validity, discriminant validity, dan composite reliability, sedangkan untuk inner model yang digunakan adalah uji R2, uji Q2, serta goodness of fit. Dalam mengetahui hubungan antar variabelnya, digunakan bootstrapping. Berdasarkan hasil, didapatkan faktor psikologis yang memiliki hasil signifikan adalah motivasi serta keyakinan dan sikap, sehingga usulan strategi pemasaran yang diberikan untuk perusahaan diambil berdasarkan variabel motivasi serta keyakinan dan sikap.