PENGEMBANGAN PROSES PEMBUATAN MELAMIN ASETAT


Resin urea formaldehid (UF) merupakan resin termoset yang paling umum digunakan sebagai perekat dalam industri kayu. Modifikasi resin UF melalui penambahan melamin umum dilakukan untuk meningkatkan bonding strength dan water resistance. Kelarutan melamin yang rendah dalam air mengakibatkan penggunaannya dalam bentuk murni kurang efektif, sehingga diperkirakan 2/3 bagian dari melamin yang ditambahkan tidak berkontribusi pada peningkatan bonding strength. Kelarutan dapat ditingkatkan apabila melamin digunakan dalam bentuk garam melamin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi proses pembuatan garam melamin untuk meningkatkan perolehan serta menguji efektivitasnya sebagai aditif. Pada penelitian ini pembuatan garam melamin asetat dimodifikasi dengan mengumpankan tambahan melamin dan asam asetat secara bertahap ke dalam reaktor hingga jenuh. Larutan hasil reaksi didiamkan semalaman hingga terbentuk kristal melamin asetat. Kristal melamin asetat yang terbentuk dipisahkan melalui filtrasi. Filtrat yang terpisah digunakan kembali untuk proses pembuatan melamin asetat selanjutnya. Kristal melamin asetat dikeringkan dengan menguapkan kelembabannya di udara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan produktivitas menggunakan beberapa metode modifikasi, dari proses asalnya yakni dari 2,33% (Ikbal dan Prasetya, 2017) menjadi : 4,00% (rekristalisasi); dan 10,68% - 11,43% - 11,59% - 11,22% - 11,78% (pengumpanan bertahap, batch 1-2-3-4-5). Selain itu, perolehan garam melamin asetat juga meningkat dari 31% menjadi : 58% (rekristalisasi); dan 76,06% - 89,45% - 93,25% - 94,11% - 95,58% (pengumpanan bertahap, batch 1-2-3-4-5). Garam melamin asetat yang dibuat adiuji efektivitasnya dengan cara mencampurkannya pada kadar 0%, 1%, dan 2% dalam glue mix untuk pembuatan 3 lapis plywood 35 x 35 x 0,3 cm. Efektivitas aditif diuji dari bonding strength dan emisi formaldehidnya. Percobaan menunjukkan hasil bonding strength dengan aditif 0%, 1%, dan 2% berturut-turut 1,681 MPa; 2,124 MPa; 2,517 MPa serta emisi formaldehid yaitu 5,58 mg/L; 4,16 mg/L; 3,89 mg/L. Analisis FTIR juga dilakukan untuk karakterisasi produk kristal yang dihasilkan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Muhammad Lukman Alghani / 142015054 - Personal Name
Aditya Bayu Prawidya / 14-2015-098 - Personal Name
0403127001 - Dicky Dermawan, S.T., M.T - Personal Name
No. Panggil 578TK/19
Subyek Garam Melamin, Melamin, Produktivitas, Resin Urea
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2019
Jurusan Teknik Kimia
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2019).PENGEMBANGAN PROSES PEMBUATAN MELAMIN ASETAT().Teknik Kimia:FTI

.PENGEMBANGAN PROSES PEMBUATAN MELAMIN ASETAT().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

.PENGEMBANGAN PROSES PEMBUATAN MELAMIN ASETAT().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

.PENGEMBANGAN PROSES PEMBUATAN MELAMIN ASETAT().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id