// <![CDATA[PENGARUH ER (EQUIVALENCE RATIO) PADA GASIFIKASI ARANG BATOK KELAPA MENGGUNAKAN UPDRAFT GASIFIER DENGAN AGEN UDARA]]> Yuono, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 HUSEIN BAHSIN / 14-2015-081 Penulis INDIRA ANTI TIRANI / 14-2015-083 Penulis
Indonesia mempunyai potensi biomassa yang melimpah yang berasal dari berbagai jenis sumber biomassa, salah satunya adalah kelapa. Salah satu pemanfaatan limbah kelapa yang menjanjikan adalah dengan konversi limbah tersebut menjadi gas bakar melalui teknik gasifikasi biomasa. Pada penelitian ini, biomassa yang digunakan sebagai bahan baku adalah arang batok kelapa. Arang batok kelapa merupakan salah satu biomassa yang memiliki potensi cukup besar sebagai sumber energi alternatif. Selain nilai moisture yang rendah, arang batok kelapa memiliki persen karbon yang lebih besar dibandingkan dengan batok kelapa. Oleh karena itu arang batok kelapa dipekirakan memiliki potensi syngas lebih baik dibanding dengan batok kelapa tanpa pengarangan. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh ER (equivalence ratio) terhadap komposisi producer gas. Proses gasifikasi dilakukan hingga mencapai keadaan tunak dan didapatkan sampel producer gas. Gasifikasi dilakukan dengan variasi ER (Equivalence Ratio) 0,09; 0,14; 0,18; 0,23; dan 0,28 dan dilakukan pengumpanan secara intermitent. Data yang diambil adalah temperatur tiap zona dalam gasifier. Sampel producer gas dianalisis menggunakan Gas Chromatography. Komposisi flammable gases dalam producer gas tertinggi didapat pada ER 0,09. Kualitas hasil producer gas sebagai bahan bakar dengan nilai LHV tertinggi didapat pada ER 0,09 dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar gas turbin. Sedangkan pada ER 0,14 sampa 0,28 digunakan sebagai pengganti blast furnace gas.