// <![CDATA[MODELING DAN SIMULASI STEAM ENGINE DENGAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN KEADAAN LEE-KESLER]]> 0431105501 - Marthen Luther Doko, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 ADITYA FAUJIANSYAH / 142015053 Penulis LEONIE MAHARDHIKAPUTRI WINDARI / 142015074 Penulis
Permodelan dan simulasi menjadi suatu hal yang penting untuk dapat melakukan analisis dari suatu proses. Dengan menggunakan permodelan matematika, studi untuk tingkah laku sistem dapat dipelajari secara seksama melalui analisis rinci akan komponen atau unsur dalam proses tersebut. Penelitian ini melakukan simulasi dan permodelan untuk steam engine pada PLTU dengan menggunakan persamaan Lee Kesler untuk mengetahui beberapa pengaruh variabel yaitu tekanan dan temperature terhadap daya generator dan efisiensi termal. Selain itu, dilakukan juga perbandingan data hasil simulasi dengan data aktual yang diperoleh dari PT. Indonesia Power Banten 3 untuk menentukan %error. Asumsi yang digunakan dalam simulasi adalah proses ekspansi dilakukan pada isentropik dan tidak terdapat loss dalam proses. Simulasi dan permodelan dilakukan dengan menggunakan software MATLAB. . Pada simulasi ini digunakan variasi tekanan masukan high pressure turbin sebesar 22,055; 44,11; 66,165; 88,22; 110,275; 132,33; 154,385; 176,44; 198,495; 220,55; 242,605 bar dan variasi temperature masukan high pressure turbin sebesar 517,86; 550,03; 582,39; 614,74; 647,1; 679,45; 711,81; 744,16; 776,52; 808,87; 841,23 K. Dengan menggunakan software matlab, hasil simulasi untuk daya turbin yang di dapatkan untuk variasi temperatur dengan tekanan masukan turbin konstan 16 bar adalah 265,75; 304,63; 340,7; 374,6; 406,83; 437,77; 467,7; 496,86; 525,45; 553,61; 581,47 MW. Sedangkan hasil simulasi untuk efisiensi termal adalah 56,70; 63,54; 70,44; 77,48; 84,74; 92,28; 100,19; 108,55; 117,45; 126,99; 137,29 %. Hasil simulasi untuk daya turbin yang didapatkan untuk variasi tekanan dengan temperatur masukan turbin konstan 811 K adalah 352,9; 420,6; 491; 564,2; 640,5; 720; 802,8; 889,1; 979,1; 1072,9; 1170,6 MW. Sedangkan hasil simulasi untuk efisiensi termal adalah 58,4754; 63,708; 67,9121; 71,3637; 74,2479; 76,6935; 78,7925; 80,6128; 82,205; 83,6082; 84,8524 %Error dari hasil simulasi ditentukan dengan membandingkannya dengan data real di industri yang diperoleh dari PT. Indonesia Power Banten 3. Data simulasi dan data aktual berupa daya generator dan efisiensi termal dibandingkan sehingga didapatkan %error masing-masing sebesar 11,52% dan 5,96%.