PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH LOGAM BERAT FE
Cangkang kepiting dapat mencemari lingkungan. Salah satu cara penanggulangannya adalah dengan mengolah cangkang kepiting menjadi kitosan. Kitosan mempunyai kegunaan sebagai adsorben logam berat yang banyak dihasilkan oleh industri. Cangkang kepiting tersusun dari protein 15,60 - 23,90%, kalsium karbonat 53,70 - 78,40%, dan kitin 18,70 - 32,20%. Kitosan dibuat melalui 3 tahapan proses yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Proses deproteinasi dilakukan untuk menghilangkan protein dan proses demineralisasi dilakukan untuk menghilangkan mineral yang masih terkandung di dalam cangkang kepiting. Dari 2 tahapan tersebut diperoleh kitin. Tahap deasetilasi dilakukan untuk menghilangkan gugus asetil pada kitin sehingga diperoleh kitosan. Untuk melihat karakteristik kitosan dilakukan uji kadar air, kadar abu, dan analisis derajat deasetilasi. Salah satu logam berat pencemar air adalah besi (Fe). Logam besi dapat di adsorpsi oleh kitosan karena kitosan mempunyai pasangan elektron bebas dari nitrogen dan oksigen. Karena hal itu kitosan dapat bertindak sebagai adsorben. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum penjerapan besi oleh kitosan dan menentukan tipe adsorpsi kitosan terhadap logam besi. Pada proses adsorpsi variabel yang divariasikan adalah konsentrasi logam Fe (2, 2.5, 3, 3.5 ppm), waktu penyerapan (30, 60, 90, 120 menit) dan massa 0.1g, 0,2g, 0,3g dan 0,4g.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH LOGAM BERAT FE ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH LOGAM BERAT FE ().Teknik Kimia:FTI,2019.Text
MLA Style
.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH LOGAM BERAT FE ().Teknik Kimia:FTI,2019.Text
Turabian Style
.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH LOGAM BERAT FE ().Teknik Kimia:FTI,2019.Text