// <![CDATA[PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN]]> Ali, ST., MT Dosen Pembimbing 1 0401098806 - Alfan Ekajati Latief, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 RIDHO KURNIA DILLAH / 12-2012-122 Penulis
Poros merupakan sebuah elemen komponen mesin yang berfungsi untuk meneruskan tenaga baik merupakan puntiran, torsi maupun bending. Jika baja mampu menahan beban bervariasi seharusnya alumunium pun mampu untuk melakukan hal tersebut namun dengan tingkat pembebanan yang berbeda. Mesin Rotary Bending adalah mesin yang digunakan untuk melakukan uji fatik untuk mendapatkan umur lelah suatu material. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan umur lelah material yang berbahan dasar alumunium. Sebelum melakukan uji fatik terlebih dahulu dilakukan uji tarik untuk mendapatkan tegangan yield dan tegangan ultimate dari spesimen yang digunakan untuk uji fatik. Pengujian ini menggunakan beban yang berbeda yaitu beban 102,9 N, 107,8 N, 112,7 N, dengan putaran dan temperatur yang sama. Berdasakan hasil pada percobaan dengan beban 102,9 N mendapatkan waktu maksimal yang diperoleh adalah 294 menit dengan jumlah siklus 411600, lalu pada percobaan beban 107,8 N mendapatkan waktu maksimal yang diperoleh adalah 220 menit dengan jumlah siklus 308000, dan pada percobaan beban 112,7 N mendapatkan waktu maksimal yang diperoleh adalah 135 menit dengan jumlah siklus 189000.