PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN
Poros merupakan sebuah elemen komponen mesin yang berfungsi untuk meneruskan
tenaga baik merupakan puntiran, torsi maupun bending. Jika baja mampu menahan
beban bervariasi seharusnya alumunium pun mampu untuk melakukan hal tersebut
namun dengan tingkat pembebanan yang berbeda. Mesin Rotary Bending adalah mesin
yang digunakan untuk melakukan uji fatik untuk mendapatkan umur lelah suatu
material. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan umur lelah material yang
berbahan dasar alumunium. Sebelum melakukan uji fatik terlebih dahulu dilakukan uji
tarik untuk mendapatkan tegangan yield dan tegangan ultimate dari spesimen yang
digunakan untuk uji fatik. Pengujian ini menggunakan beban yang berbeda yaitu beban
102,9 N, 107,8 N, 112,7 N, dengan putaran dan temperatur yang sama. Berdasakan
hasil pada percobaan dengan beban 102,9 N mendapatkan waktu maksimal yang
diperoleh adalah 294 menit dengan jumlah siklus 411600, lalu pada percobaan beban
107,8 N mendapatkan waktu maksimal yang diperoleh adalah 220 menit dengan
jumlah siklus 308000, dan pada percobaan beban 112,7 N mendapatkan waktu
maksimal yang diperoleh adalah 135 menit dengan jumlah siklus 189000.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN ().Teknik Mesin:FTI,2019.Text
MLA Style
.PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN ().Teknik Mesin:FTI,2019.Text
Turabian Style
.PENGUJIAN FATIK PADA POROS ALUMUNIUM DENGAN VARIASI BEBAN ().Teknik Mesin:FTI,2019.Text