Potensi Penerapan Produksi Bersih di Industri Keju Mozzarella (Studi Kasus: CV X)
Salah satu permasalahan utama di industri keju mozzarella adalah limbah cair keju yaitu sebanyak ±90% dari bahan baku susu yang digunakan. Limbah cair keju yang dihasilkan CV X sangat banyak yaitu ±1.800 L/hari dan masih dibuang ke badan air lingkungan. Limbah cair akan menimbulkan beberapa permasalahan lingkungan, yaitu meningkatnya konsentrasi nutrien seperti nitrogen dan fosfor di air permukaan dan air tanah akan meningkatkan pertumbuhan tumbuhan dan peledakan pertumbuhan alga (blooming algae) yang dapat membuat badan air tidak layak digunakan untuk keperluan domestik, pertanian, dan industri. Salah satu upaya dalam mengelola permasalahan ini yaitu dengan menerapkan produksi bersih untuk meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dan mengurangi resiko terhadap manusia dan lingkungan. Dilakukan penentuan neraca massa, identifikasi strategi produksi bersih dengan dua tahap penapisan, dan keuntungan dari produksi bersih. Strategi produksi bersih terpilih yaitu good house keeping untuk penataan ruang yang lebih baik dan penggunaan alat pelindung diri, penambahan proses penyaringan dan penampungan limbah cair, reuse limbah stretching water untuk mengurangi penggunaan air, dan recycle limbah whey menjadi pupuk organik cair (POC). Keuntungan dari penerapan produksi bersih di CV X adalah penghematan air = Rp 34.496/tahun dan keuntungan POC = Rp 40.320.000/hari.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).Potensi Penerapan Produksi Bersih di Industri Keju Mozzarella (Studi Kasus: CV X) ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.Potensi Penerapan Produksi Bersih di Industri Keju Mozzarella (Studi Kasus: CV X) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
MLA Style
.Potensi Penerapan Produksi Bersih di Industri Keju Mozzarella (Studi Kasus: CV X) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.Potensi Penerapan Produksi Bersih di Industri Keju Mozzarella (Studi Kasus: CV X) ().Teknik Lingkungan:FTSP,2019.Text