// <![CDATA[METODE HAVERSINE FORMULA UNTUK MELAKUKAN PENENTUAN TITIK ACUAN TRAYEK ANGKUTAN KOTA]]> 0417078207 - Marisa Premitasari ,ST.,MT Dosen Pembimbing 2 0425107503 - Dr. sc. Lisa Kristiana, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Ilham Ramadhan Anugerah / 15-2015-033 Penulis
Tidak dilakukannya regulasi atau pemantauan dari pemerintah terhadap pengoperasian kendaraan angkutan kota secara proposional membuat seringkali terjadinya ketidakkonsistenan pengemudi dalam membawa kendaraan angkutan kota sesuai dengan trayeknya, oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memantau angkutan kota sesuai dengan trayeknya. Waypoint merupakan penanda di tiap-tiap persimpangan jalan yang dilalui kendaraan angkutan kota. Penentuan titik waypoint dan titik acuan sebagai batas jarak pengemudi dalam mengoperasikan kendaraannya serta pemberian polylines untuk pemetaan trayek menjadi salah satu cara agar kendaraan tetap berada pada trayeknya. Theorema Haversine formula dan Euclidean distance merupakan kedua metode yang dapat digunakan dalam membantu mengukur keakurasian dalam perhitungan pengukuran jarak. Pengujian dilakukan secara statis untuk mengetahui keakurasian pengukuran jarak dengan membandingkan kedua theorema, dan dinamis untuk mengetahui keakurasian GPS pada smartphone dalam membaca pergerakan posisi kendaraan. Hasil keakurasian dari pengukuran jarak (statis) yang didapat yaitu sebesar 99,45% untuk theorem Haversine formula dan 99,3% untuk theorema Euclidean distance, serta keakurasian yang didapat dari pengukuran jarak (dinamis) sebesar 96%.