// <![CDATA[PENGARUH SISTEM PENDINGIN TERHADAP KINERJA MODUL FOTOVOLTAIK]]> 0402016904 - Syahrial, ST. M.T. Dosen Pembimbing 2 0405056902 - Dani Rusirawan, ST., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Andika Prasetiadi / 122014086 Penulis
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu alternatif sistem pembangkit listriPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu alternatif sistem pembangkit listrik yang sangat potensial untuk bisa dikembangkan di Indonesia karena iklimnya yang relative konstan sepanjang tahun. Komponen utama dalam PLTS adalah sistem fotovoltaik (FV), yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik secara langsung. Temperatur ideal pada solar sel harus di bawah nominal operation cell temperatur (NOCT) agar daya yang dihasilkan oleh PV optimal. Sistem pendingin dapat dipasang untuk menjaga temperatur sel selalu dibawah NOCT. Dalam penelitian ini akan direalisasikan dan dievaluasi secara eksperimental pengaruh pendingin terhadap kinerja fotovoltaik. Pengujian dilakukan menggunakan 4 modul fotovoltaik yang merupakan sub-sitem dari sistem PLTS grid connected kapasitas 1000 Wp yang berada di gedung 1 - lantai 4, kampus Itenas Bandung. Pengujian dilakukan dengan menggunakan solar power meter untuk mendapatkan data radiasi matahari (sebagai input FV), dan multimeter untuk mendapatkan tegangan dan arus yang di hasilkan FV. Sistem pendingin menggunakan fluida air disirkulasikan dengan sistem pompa listrik AC. Dari pengujian diperoleh perbedaan parameter (daya dan efisiensi) yang dihasilkan dari FV yang menggunakan sistem pendingin, dan FV tanpa menggunakan pendingin.k yang sangat potensial untuk bisa dikembangkan di Indonesia karena iklimnya yang relatif konstan sepanjang tahun. Komponen utama dalam PLTSadalah sistem fotovoltaik (FV), yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik secara langsung. Temperatur ideal pada solar sel harus di bawah nominal operation cell temperatur (NOCT) agar daya yang dihasilkan oleh PV optimal. Sistem pendingin dapat dipasang untuk menjaga temperatur sel selalu dibawah NOCT. Dalam penelitian ini akan direalisasikan dan dievaluasi secara eksperimental pengaruh pendingin terhadap kinerja fotovoltaik. Pengujian dilakukan menggunakan 4 modul fotovoltaik yang merupakan sub-sitem dari sistem PLTS grid connected kapasitas 1000 Wp yang berada di gedung 1 - lantai 4, kampus Itenas Bandung. Pengujian dilakukan dengan menggunakan solar power meter untuk mendapatkan data radiasi matahari (sebagai input FV), dan multimeter untuk mendapatkan tegangan dan arus yang di hasilkan FV. Sistem pendingin menggunakan fluida air disirkulasikan dengan sistem pompa listrik AC. Dari pengujian diperoleh perbedaan parameter (daya dan efisiensi) yang dihasilkan dari FV yang menggunakan sistem pendingin, dan FV tanpa menggunakan pendingin.