// <![CDATA[PENENTUAN PRIORITAS PADA METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DENGAN PENDEKATAN FUZZY LOGIC]]> 0416027602 - Fahmi Arif, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 1 ANDHIKA PRIAMBUDI SOMANTRI / 132016101 Penulis
Penentuan prioritas resiko sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya kegagalan suatu sistem. Maka dari itu, diperlukan suatu metode untuk memprioritaskan resiko-resiko kegagalan tersebut. Walaupun Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) banyak digunakan, metode ini masih menghasilkan urutan prioritas yang sama untuk dua atau lebih resiko yang berbeda yang disebabkan oleh nilai RPN yang sama. Penelitian ini mengusulkan algoritma penentuan prioritas resiko yang dapat menghindari terjadinya nilai RPN yang sama dengan pendekatan fuzzy logic dan data mining. Pada penelitian ini diterapkan metodologi yang diadaptasi dari Data Mining Methodology for Engineering (DMME) yang didalamnya terdapat beberapa tahapan khusus yang memuat penyelesaian permasalahan pemrioritasan resiko dengan menggunakan metode FMEA dengan pendekatan fuzzy logic. Tahapan penentuan fuzzy rules pada fuzzy logic dilakukan dengan teknik data mining untuk mengurangi subjektifitas. Pada penelitian ini fuzzy rules dibentuk dengan cara menerapkan teknik klasifikasi dengan akurasi yang tinggi, Proses validasi menunjukan bahwa teknik klasifikasi ID3 menghasilkan akurasi 81,82% sebagai akurasi terbaik. Sebagai pembanding, penerapan FMEA konvensional pada kasus penilaian resiko pada bidang teknologi informasi (IT) yang berkaitan dengan ancaman dan bahaya yang timbul karena penggunaan IT yang luas menghasilkan urutan prioritas dengan tujuh RPN yang sama. Algoritma penentuan prioritas resiko dengan menggunakan metode FMEA dengan pendekatan fuzzy logic yang diterapkan pada kasus yang sama terbukti dapat mengurutkan beberapa resiko yang pada metode FMEA konvensional memiliki peringkat sama, sehingga prioritas resiko yang ditentukan lebih baik