PENGARUH UKURAN PARTIKEL, TEMPERATUR, DAN WAKTU PADA KALSINASI CaCO3 DALAM CANGKANG TELUR AYAM
Katalis memegang peranan penting dalam perkembangan industri kimia. Katalis dapat digunakan dalam reaksi kimia yang akan mempercepat laju reaksi dengan menurunkan energi aktivasi. Kalsium oksida (CaO) banyak digunakan untuk reaksi transesterifikasi dalam pembuatan biodiesel karena memiliki kekuatan basa yang relatif tinggi, ramah lingkungan, kelarutan yang rendah dalam metanol dan dapat disintesis dari sumber yang murah. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran partikel, temperatur, dan waktu terhadap karakteristik hasil kalsinasi kalsium karbonat (CaCO3) dari cangkang telur ayam. CaO komersil biasa diproduksi dari batuan kapur hasil tambang yang jelas merusak lingkungan sehingga sebagai aternatif dalam pembuatan CaO penelitian ini menggunakan cangkang telur ayam. Cangkang telur ayam yang mengandung 94% CaCO3 diubah menjadi CaO dengan menggunakan metode kalsinasi. Cangkang telur dijadikan bubuk dengan ukuran 60 mesh, 120 mesh, dan 200 mesh yang dikalsinasi pada temperatur 700, 800, dan 900 °C dan selama 3 dan 4 jam. Dekomposisi CaCO3 dalam cangkang telur menjadi CaO dan CO2 dipengaruhi oleh ukuran partikel, temperatur, dan waktu kalsinasi. Jenis komponen yang terbentuk dianalisis dengan menggunakan XRD. Untuk mengetahui bentuk dan keseragaman ukuran dilakukan analisis SEM serta pembentukan CO2 dapat dihitung dari neraca massa pada saat sebelum dan sesudah kalsinasi. Kondisi terbaik ditentukan berdasarkan warna serbuk CaO yang dihasilkan dan jumlah CO2 yang terbentuk. Hasil kaslsinasi yang terbaik didapat pada ukuran partikel 200 mesh dengan temperatur 900°C dan waktu kalsinasi 4 jam dengan bentuk fisik serbuk berwarna putih dan kadar CO2 yang terdekomposisi sebesar 46,32%. Hasil dari penelitian ini juga dianalisis datanya menggunakan metode ANOVA two-ways untuk mengetahui adanya pengaruh dari ukuran partikel, temperature, dan waktu dalam pembuatan serbuk CaO serta mengetahui apakah adanya interaksi antara ketiga faktor tersebut. Hasil dari metode ANOVA two-ways menunjukan bahwa ketiga faktor tersebut mempengaruhi dalam pembuatan serbuk CaO akan tetapi tidak ada interaksi antara ketiga faktor tersebut. Kemudia dari data tersebut didapat persamaan garis dari penelitian ini yaitu “massa CaO(g) = 11,701-0,36 . Waktu(jam) -0,008115 . Temperatur (°C) - 0,00316206 . Ukuran Partikel (mesh)”.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).PENGARUH UKURAN PARTIKEL, TEMPERATUR, DAN WAKTU PADA KALSINASI CaCO3 DALAM CANGKANG TELUR AYAM ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENGARUH UKURAN PARTIKEL, TEMPERATUR, DAN WAKTU PADA KALSINASI CaCO3 DALAM CANGKANG TELUR AYAM ().Teknik Kimia:FTI,2020.Text
MLA Style
.PENGARUH UKURAN PARTIKEL, TEMPERATUR, DAN WAKTU PADA KALSINASI CaCO3 DALAM CANGKANG TELUR AYAM ().Teknik Kimia:FTI,2020.Text
Turabian Style
.PENGARUH UKURAN PARTIKEL, TEMPERATUR, DAN WAKTU PADA KALSINASI CaCO3 DALAM CANGKANG TELUR AYAM ().Teknik Kimia:FTI,2020.Text