PENGGUNAAN METODE PROFILE MATCHING DAN NAÏVE BAYES UNTUK MENENTUKAN STARTING ELEVEN PADA SEPAK BOLA
Pemilihan pemain starting eleven atau kesebelasan dan formasi tim dengan komposisi pemain yang tepat dalam olahraga sepak bola merupakan hal yang penting untuk meningkatkan performa permainan sebuah tim. Guna memudahkan pemilihan pemain dalam starting eleven maka dibangun sistem untuk membantu pelatih memilih posisi ideal bagi pemain dan memilih pemain secara objektif agar meningkatkan kualitas pemilihan pemain, baik dari penempatan posisi ideal pemain maupun pemilihan pemain sebagai starting eleven. Hasil rekomendasi sistem akan dibandingkan dengan simulator game Football Manager. Pengujian rekomendasi posisi dilakukan dengan membandingkan posisi asli pemain pada simulator game Football Manager dengan posisi hasil rekomendasi dengan hasil akurasi sebesar 65%, sedangkan pengujian perbandingan pemilihan starting eleven dilakukan menggunakan simulator game Football Manager dengan melakukan pertandingan anatara pemilihan pemain rekomendasi game Football Manager dengan pemilihan pemain hasil rekomendasi sistem, hasil dari pertandingan tersebut dihitung selisih (%) dari rata-rata rating tim. Hasil yang diberikan setelah digunakan perekomendasian pemilihan pemain oleh sistem kenaikan rata-rata rating tim hanya naik sebesar 0.98%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).PENGGUNAAN METODE PROFILE MATCHING DAN NAÏVE BAYES UNTUK MENENTUKAN STARTING ELEVEN PADA SEPAK BOLA ().Teknik Informatika:FTI
Chicago Style
.PENGGUNAAN METODE PROFILE MATCHING DAN NAÏVE BAYES UNTUK MENENTUKAN STARTING ELEVEN PADA SEPAK BOLA ().Teknik Informatika:FTI,2020.Text
MLA Style
.PENGGUNAAN METODE PROFILE MATCHING DAN NAÏVE BAYES UNTUK MENENTUKAN STARTING ELEVEN PADA SEPAK BOLA ().Teknik Informatika:FTI,2020.Text
Turabian Style
.PENGGUNAAN METODE PROFILE MATCHING DAN NAÏVE BAYES UNTUK MENENTUKAN STARTING ELEVEN PADA SEPAK BOLA ().Teknik Informatika:FTI,2020.Text