<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11516">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGUKURAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN METODA ARNSTEIN DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN CICADAS DAN BABAKAN PENGHULU, KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Prof.dr. Juli Soemirat, MPH.Ph.D.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SRI INDRIYANI/252014089</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Lingkungan]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2020]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Menurut Kemenkes RI kasus DBD selama 46 tahun meningkat dari 2 provinsi menjadi 34 memperlihatkan Indonesia belum mampu mengendalikan vektor DBD, sedangkan obat dan vaksin untuk penyakit DBD belum ada sehingga satu-satunya cara pengendalian DBD dengan mengendalikan vektornya. Program Suistainable Development Goals (SDGs) menghendaki penurunan mortalitas Penyakit Bawaan Vektor/PBV dengan 75% dan insidensinya 60% pada tahun 2030. Pengendalian vektor dilakukan dengan partisipasi masyarakat dengan menguras, mengubur, dan mendaur ulang barang bekas, serta kegiatan menghindari gigitan nyamuk (3M Plus), sehingga diperlukan pengukuran patisipasi masyarakat. Penelitian ini mengukur tingkat partisipasi dengan metoda Arnstein untuk membandingkan daerah dengan insidensi DBD tinggi dan rendah. Jumlah sampel ditentukan dengan metoda Slovin dan terstratifikasi atas dasar kualitas rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, termasuk data pendidikan dan pendapatan yang diduga mempengaruhi partisipasi masyarakat. Hasil pengukuran memperlihatkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terbesar adalah manipulation di Kelurahan Cicadas 51 responden dan Babakan Penghulu 61 responden; pendidikan berpengaruh secara signifikan di kedua wilayah. Disimpulkan bahwa belum ada partisipasi masyarakat yang sebenarnya, sehingga perlu diberikan pendidikan dan penyuluhan secara merata di seluruh masyarakat. Mengingat sarang nyamuk tidak hanya berada di permukiman, maka perlu dilakukan kerjasama antar sektor dengan pertanian, lingkungan, perikanan, irigasi, keuangan, pariwisata, transportasi, perkotaan, peternakan, kehutanan, dan infrastruktur.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Partisipasi Masyarakat; 3M Plus.]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Arnstein; DBD]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[566TL/20]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[566TL/20]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[566TL/20]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="11122" url="" path="/252014089_566TL20-dikompresi.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGUKURAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN METODA ARNSTEIN DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN CICADAS DAN BABAKAN PENGHULU, KOTA BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11516]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-23 11:23:15]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-23 11:27:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>