KAMPANYE SOSIAL TANGGAP MAKANAN KADALUARSA.
Negara kita dilanda krisis yang sangat vital yaitu krisis makan sehat dan bergizi. Hampir di setiap kota terjadi kasus yang sama. Banyak artikel di internet dan berita di televisi, yang memberitakan tentang banyaknya makanan kadaluarsa yang beredar di pasaran. Bahkan sampai masuk ke pasar swalayan. Kasus keracunan makanan juga penyakit sebagian besar di sebabkan oleh makanan yang tidak layak dikonsumsi. Jika ditelusuri lebih jauh, terdapat dua segmen yang berpengaruh terhadap munculnya makanan kadaluarsa baru-baru ini diantaranya karena ada kalangan masyarakat yang sengaja membeli makanan kadaluarsa disebabkan oleh kebutuhan ekonomi dan hal ini sudah menjadi tangungan pemerintah yang harus terus berusaha memberantas kemiskinan. Sedangkan segmen kedua adalah masyarakat yang memang kurang kurang teliti dalam mencermati makanan yang dibeli. Dalam penelitian ini segmentasi target kedua lebih menjadi prioritas, karena banyak hal yang mempengaruhi. Jika di kaji melalui analisis, rutinitas dan gaya hidup yang penuh dengan kesibukan, suasana, harga, dan tawaran kualitas membuat konsumen menjadi kurang cermat dalam melihat
sesuatu yang sangat penting dalam membeli sebuah produk khususnya produk berkemasan. Dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya meneliti tanggal kadaluarsa dapat menyelamatkan diri sendiri maupun orang terdekat. Kampanye sosial tanggap makanan kadaluarsa ini diharapkan dapat membuat para produsen nakal itu jera. Dengan turut berpartisipasi mungkin dapat sedikit membantu pemerintah dalam menghambat bahkan menghentikan perdaran makanan kadaluarsa.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).KAMPANYE SOSIAL TANGGAP MAKANAN KADALUARSA. ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.KAMPANYE SOSIAL TANGGAP MAKANAN KADALUARSA. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
MLA Style
.KAMPANYE SOSIAL TANGGAP MAKANAN KADALUARSA. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
Turabian Style
.KAMPANYE SOSIAL TANGGAP MAKANAN KADALUARSA. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text