// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENYALURAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI KECAMATAN BEKASI SELATAN]]> 0403097502 - Dr. Eka Wardani S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 0429018801 - Nico Halomoan ., S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 2 QURROTUL UYUN/252015037 Penulis
Kecamatan Bekasi Selatan merupakan kawasan prioritas sanitasi karena letak pemukiman berada di pinggir Kali Bekasi yang memberikan kontribusi pencemaran pada penurunan kualitas air Kali Bekasi. Kali Bekasi berstatus sungai kelas IV dengan nilai BOD 148,47 mg/L dan COD 525,68 mg/L. Tingginya nilai COD dan BOD menandakan bahwa sungai kali Bekasi telah tercemar oleh bahan organik. Kecamatan Bekasi Selatan berisiko sanitasi tinggi, dimana 32% penduduk tidak terlayani oleh fasilitas air limbah domestik. Oleh karena itu, perlu peningkatkan kualitas sanitasi dengan tujuan merencanakan Sistem Peyaluran Air Limbah Domestik (SPALD). Berdasarkan PerMen PUPR No.4 Tahun 2017, jenis SPALD yang terpilih adalah SPALD-Setempat (SPALD-S), selanjutnya direncanakan adanya peningkatan kualitas menjadi SPALD-Terpusat di Kelurahan Marga Jaya yaitu permukiman sebelah timur Jalan Sersan Idris dan Jalan Letnan Marsaid, permukiman RT.001/RW.005 dan RT.002/RW.005, dan permukiman sebelah barat Jalan Veteran dan di Kelurahan Kayuringin Jaya yaitu permukiman sebelah utara saluran irigasi dan permukiman sebelah selatan saluran irigasi (Perumnas 2 Bekasi dan Komplek Bumi Satria Kencana). Hasil perencanaan SPALD-S dapat merencanakan 4 tangki septik komunal yang dapat menampung air limbah masing-masing hingga 25 m³ dengan pengolahan lanjutan menggunakan kolam sanitasi. Bahan pipa air limbah domestik menggunakan jenis Poly Vinyl Chloride (PVC) dengan diameter 114 mm untuk SPALD-S dan 114-318 mm untuk SPALD-T.