// <![CDATA[PENERAPAN KONSEP EFISIENSI AIR PADA SARANA REKREASI ‘PARAHYANGAN BUTTERFLY GARDEN’]]> 0408066801 - Tecky Hendrarto, Ir., MM. Dosen Pembimbing 2 0025125603 - Dr. Dewi Parliana, Ir. , MSP Dosen Pembimbing 1 RIZKA NUR’ ALFYAH/212016008 Penulis
Pulau Jawa dengan jumlah penduduk yang mencapai separuh penduduk Indonesia menghadapi ancaman kelangkaan ketersediaan air. Dalam Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 yang dikeluarkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, kelangkaan air di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara diperkirakan meningkat hingga 2030. Bandung yang menjadi Bandung yang perkembangan pusat lingkungan sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, aktivitas, ekonomi, serta perubahan gaya hidup masyarakatnya, sehingga pertumbuhan sarana pusat lingkungan tumbuh dengan pesatnya. Kota Bandung juga merupakan salah satu kota yang manjadi destinasi wisata bagi para wisatawan baik para wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Destinasi wisata di Kota Bandung beraneka ragam, salah satunya adalah wisata botani. Masalah yang akan muncul selanjutnya adalah ketersersediaan air untuk maintenance tanaman yang besar jumlahnya. Penerapan konsep efisiensi air dapat memberikan keuntungan jangka panjang dari upaya penghematan sumber daya air melalui penerapan sistem efisiensi air pada bangunan. Upaya penerapan konsep efisiensi air pada bangunan dapat di terapkan dengan cara merancang sistem pengelolaan air hujan yang nantinya dapat digunakan sebagai air untuk maintenance tanaman.