// <![CDATA[PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN]]> 0405017003 - Ardhiana Muhsin ST.,MT. Dosen Pembimbing 2 0416035701 - Achsien Hidajat , Ir, MT Dosen Pembimbing 1 DIKI KAMALUDIN/212016137 Penulis
Iklim dunia secara menyeluruh sedang mengalami kerusakan sebagai konsekuensi dari aktivitas manusia. Perubahan iklim mengancam stabilitas ekosistem dan keanekaragaman mahluk hidup (biodiversity). Pembangunan yang berkelanjutan adalah kunci dalam mitigasi perubahan iklim. Salah satu ekosistem yang dapat mengakomodir point-point dari konsep pembangunan berkelanjutan adalah ekosistem bambu, dimana bambu dari zaman dahulu sangat bermanfaat bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Jawa Barat adalah salah satu provinsi besar di Indonesia dengan 65% merupakan suku sunda yang merupakan penduduk asli Jawa Barat.Identitas budaya dan tradisi sunda sedikit demi sedikit mulai menghilang. Selain faktor minimnya penerus, identitas daerah dan Xenocentrisme, dimana budaya lain lebih dihargai dibandingkan dengan budaya sendiri merupakan kontribusi besar dalam hilangnya budaya Sunda. Arboretum Bambu sebagai konservasi menghasilkan kualitas bambu yang baik dipadukan dengan konsep agroedutourism atau wisata pendidikan pertanian menjadi tujuan supaya pengunjung berekreasi dengan menyengankan dan mendapatkan ilmu pengetahuan baik budidaya bambu ataupun seni dan budaya lokal khusunya kesundaan.