PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN
Iklim dunia secara menyeluruh sedang mengalami kerusakan sebagai konsekuensi
dari aktivitas manusia. Perubahan iklim mengancam stabilitas ekosistem dan
keanekaragaman mahluk hidup (biodiversity). Pembangunan yang berkelanjutan
adalah kunci dalam mitigasi perubahan iklim. Salah satu ekosistem yang dapat
mengakomodir point-point dari konsep pembangunan berkelanjutan adalah
ekosistem bambu, dimana bambu dari zaman dahulu sangat bermanfaat bagi
ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Jawa Barat adalah salah satu provinsi besar di Indonesia dengan 65%
merupakan suku sunda yang merupakan penduduk asli Jawa Barat.ď€ Identitas
budaya dan tradisi sunda sedikit demi sedikit mulai menghilang. Selain faktor
minimnya penerus, identitas daerah dan Xenocentrisme, dimana budaya lain
lebih dihargai dibandingkan dengan budaya sendiri merupakan kontribusi besar
dalam hilangnya budaya Sunda.
Arboretum Bambu sebagai konservasi menghasilkan kualitas bambu yang baik
dipadukan dengan konsep agroedutourism atau wisata pendidikan pertanian
menjadi tujuan supaya pengunjung berekreasi dengan menyengankan dan
mendapatkan ilmu pengetahuan baik budidaya bambu ataupun seni dan budaya
lokal khusunya kesundaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN ().Arsitektur:FAD,2020.Text
MLA Style
.PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN ().Arsitektur:FAD,2020.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN ARBORETUM BAMBU SEBAGAI AGROEDUTOURISM DI KOTA BARU PARAHYANGAN ().Arsitektur:FAD,2020.Text