RANCANGAN KANTOR PEMERINTAHAN BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR FUNGSIONALISME
Dalam rangka membangun perencanaan dan pembangunan di Provinsi Jawa
Barat, maka dibutuhkan sebuah wadah berupa bangunan yang dapat menunjang
aktifitas pengguna bangunan dan dapat berfungsi sebagai kantor pemerintahan.
Bangunan yang direncanakan adalah bangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) yang menerapkan prinsip arsitektur
fungsionalisme sebagai tema dalam merancang bangunannya. “Architecture
Fungsionalism” merupakan tema bangunan fungsionalis dengan memanfaatkan
aspek fungsional dari semua bagian dari bangunan dan mencerminkannya dalam
fasade bangunan. Semua bagian dari bangunan mempunyai fungsi tertentu yang
didasari dari potensi-potensi tapak dan isu-isu yang terjadi dalam kebutuhan
bangunan kantor pemerintahan. Dengan kata lain, tema bangunan “Architecture
Fungsionalism” memiliki bentuk bangunan yang didasari dari kebutuhan
fungsional pada kantor pemerintahan, mengutamakan penyederhanaan dari gaya
sebelumnya, ditujukan kepada fungsi utama bangunan, minim ornament, batas-batas antar ruang jelas dan saling terhubung, dan terbentuk dari garis-garis
vertikal, horizontal, diagonal yang sederhana dan mengikuti fungsi (form follow
function).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).RANCANGAN KANTOR PEMERINTAHAN BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR FUNGSIONALISME ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.RANCANGAN KANTOR PEMERINTAHAN BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR FUNGSIONALISME ().Arsitektur:FAD,2020.Text
MLA Style
.RANCANGAN KANTOR PEMERINTAHAN BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR FUNGSIONALISME ().Arsitektur:FAD,2020.Text
Turabian Style
.RANCANGAN KANTOR PEMERINTAHAN BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR FUNGSIONALISME ().Arsitektur:FAD,2020.Text