KAMPANYE TANGGAP KONSUMTIVISME ` MENUMBUHKAN SIKAP TANGGAP AKAN GAYA HIDUP KONSUMTIF BAGI REMAJA `.
Kata konsumtif sering diartikan sama dengan kata konsumerisme. Padahal kata konsumerisme mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan cara melindungi konsumen, sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Konsumtif biasanya digunakan untuk
menunjuk pada perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok. Meningkatnya jenis dan merk suatu produk yang beredar di pasaran, tanpa disadari memicu sikap materialistis yang merekat kuat pada sebagian orang, salah satu korbannya adalah remaja. Dilihat dari segi psikologis remaja, adalah suatu hal yang wajar jika remaja suka mencoba tren fashion, tempat hiburan, makanan cepat saji dan perkembangan teknologi yang selalu berubah dengan cepat, tetapi kenyataannya remaja belum memiliki penghasilan sendiri, karena masih menodongkan tangan ke orang tua untuk mendapatkan uang saku. Desakan konsumtivisme remaja yang fanatik akan produkproduk ternama, disebabkan oleh gengsi yang dianggap berhubungan dengan status sosial dan harga diri, padahal keinginan tidak seimbang dengan kebutuhan. Hal tersebut, mendominasi seseorang untuk menguatkan identitas diri secara simbolik yang ternilai dari apa yang dipakai dan digunakan. Hal ini perlu dikhawatirkan karena gaya hidup konsumtif tidak hanya berdampak negatif dari segi ekonomi, tetapi juga dari segi psikologis, sosial dan etika. Remaja konsumtif yang belum memiliki penghasilan sendiri memicu tumbuhnya sifat dan mental yang malas ditambah lagi jika sudah terbiasa instan mendapatkan apa yang diinginkan. Padahal generasi muda sebagai penerus bangsa seharusnya selalu berusaha dan bekerja keras. Oleh karena itu tujuan dari TA ini adalah untuk menumbuhkan sikap tanggap akan gaya hidup konsumtif pada remaja, dengan membuat sebuah program kampanye. Program kampanye ini dilakukan secara bertahap dan terdiri dari empat tahapan, yaitu tahap conditioning, tahap informing, tahap persuading dan tahap reminding.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).KAMPANYE TANGGAP KONSUMTIVISME ` MENUMBUHKAN SIKAP TANGGAP AKAN GAYA HIDUP KONSUMTIF BAGI REMAJA `. ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.KAMPANYE TANGGAP KONSUMTIVISME ` MENUMBUHKAN SIKAP TANGGAP AKAN GAYA HIDUP KONSUMTIF BAGI REMAJA `. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
MLA Style
.KAMPANYE TANGGAP KONSUMTIVISME ` MENUMBUHKAN SIKAP TANGGAP AKAN GAYA HIDUP KONSUMTIF BAGI REMAJA `. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
Turabian Style
.KAMPANYE TANGGAP KONSUMTIVISME ` MENUMBUHKAN SIKAP TANGGAP AKAN GAYA HIDUP KONSUMTIF BAGI REMAJA `. ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text