// <![CDATA[STUDI ARUS BOCOR ISOLATOR (PORCELIN, POLIMER, EPOXY, DAN GELAS) MERUJUK PADA POLUTAN DARI KAWASAN PESISIR]]> 0402016903 - Dr. Waluyo, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 Dini Fauziah, S.Pd., M.T. Dosen Pembimbing 2 FIRDHANI MAULANA AKBAR/112014125 Penulis
Isolator berfungsi untuk mengisolasi bagian yang bertegangan seperti konduktor dengan konduktor lain atau dengan tiang penyangga. Faktor yang mempengaruhi konduktivitas isolator adalah Kondisi iklim, polusi, dan terpaan medan listrik menyebabkan terjadinya degradasi dan selanjutnya akan mengakibatkan penuaan pada isolator. Lapisan polutan mengakibatkan permukaan isolator bersifat konduktif. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk memperoleh perbandingan arus bocor pada isolator Epoxy resin, Polymer, Porcelin, dan gelas saat terkontaminasi polutan yang merujuk pada pesisir pantai. Adapun metode pengambilan datanya adalah dengan cara isolator yang di paparkan polutan tiruan pada pesisir pantai dengan cara di spray pada permukaan isolator yang akan di uji, polutan yang di pakai KCL, MgSO4, NaCL, Na2SO4, suhu dan kelembaban hanya dicatat Ketika melakukan pengukuran. Setelah dilakukan pengukuran penulis mendapatkan data arus bocor yang dipaparkan polutan, nilai terbesar pada isolator gelas 131μA sedangkan yang terkecil adalah 5,33μA terdapat pada isolator polymer setelah di paparkan polutan. Dapat di simpulkan bahwa isolator gelas mudah terkontaminasi polutan sehingga nilai arus bocornya lebih besar dibandingkan dengan isolator lainnya, sedangkan pada isolator polymer nilai arus bocornya lebih kecil dibandingkan isolator lainnya, ini bisa disebabkan karena polymer memiliki sifat hydrofobik yang dapat menolak air, ataupun tahan pada polusi/polutan sehingga kotoran sukar menempel pada permukaan. Sehingga dapat diambil kesimpulan isolator yang cocok pada kawasan pesisir pantai yang memiliki tingkat polutan yang besar adalah isolator polymer dikarenakan kemampuan isolator polymer yang hidrofobik sehingga polutan tidak mudah menempel, namun jika dilihat dari ketahan mekanis dan pengaruh lingkungan isolator porcelain lebih tahan terhadap kondisi lingkungan (panas dan dingin yang kontinu) dan kekuatan mekaniknya lebih besar.