// <![CDATA[STUDI ARUS BOCOR ISOLATOR (POLIMER, PORCELAIN, EPOXY RESIN, DAN GELAS) PENGARUH POLUTAN YANG MERUJUK PADA KAWASAN PABRIK INDUSTRI PUPUK]]> 0402016903 - Dr. Waluyo, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 MOHAMMAD RIDWAN/112014006 Penulis
Isolator merupakan salah satu peralatan penting dalam sistem tenaga listrik. Isolator berfungsi untuk membatasi atau menyekat agar tidak terjadi aliran arus dari konduktor yang bertegangan. Pada penelitian kali ini penulis melihat bagaimana besar arus bocor pada isolator, faktor yang mempengaruhi besar arus bocor lalu penulis membandingkan keadaan suhu, kelembaban dan massa polutan dengan itu penulis dapat memperoleh besar nilai dan pola arus bocor isolator. Untuk metode pengambilan data penulis melakukan dengan cara permukaan isolator diberi atau dipaparkan polutan, polutan yang digunakan yaitu Amonium Sulfat ((NH4)2SO4), Kalium Sulfat (K2SO4), Nitrogen Phosphate Kalium(NPK), Ammonium Carbamide (CaMg(CO3)2) dan Dolomit (NH2CONH2), lalu untuk metoda pengambilan datanya adalah dengan cara cairan yang sudah terkontaminasi polutan di semprotkan ke permukaan isolator dan setelah itu untuk mengetahui nilai arus bocor penulis menggunakan oscilloscope untuk mengetahui besar arus bocor. parameter yang diatur adalah polutan, sedangkan untuk suhu dan kelembaban hanya dilihat ketika melakukan percobaan. Setelah penelitian penulis mendapatkan data, ketika jumlah polutan semakin banyak maka arus bocor tersebut semakin besar. Untuk nilai arus bocor terbesar pada isolator gelas dengan polutan (CaMg(CO3)2) dengan nilai arus bocor sebesar 248,84 μA. untuk isolator polimer dengan nilai arus bocor terbesar untuk polutan (CaMg(CO3)2) Dengan nilai arus bocor sebesar 24,46 μA, isolator porselin polutan (NPK) dengan nilai arus bocor sebesar 136,73 μA, isolator epoxy resin polutan (NPK) dengan nilai arus bocor sebesar 33,8 μA. Dari data dan hasil analisa tersebut dapat kita simpulkan isolator polimer yang baik di gunakan pada pabrik industry pupuk karena presentasi peningkatan arus bocor dan arus bocor yang di dapatkan relative kecil, tidak lupa juga kemampuan bahan polimer yang menolak air dan tahan terhadap bahan kimia.